Hyderabad, Chaturmas adalah waktu untuk mengenali esensi jiwa. Ini tentang merangkul disiplin dan kebijaksanaan. Gagasan-gagasan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan keagamaan yang diselenggarakan oleh Shri Vardhaman Sthanakvasi Jain Shravak Sangh di Maruti Vidi Jain Sthanak, Secunderabad.

Dinyatakan bahwa Chaturmas mewujudkan pengetahuan, persepsi, perilaku, dan pertapaan. Ini menginspirasi kita untuk mengikuti jalan kesejahteraan pribadi dan universal melalui praktik spiritual. Chaturmas menyampaikan pesan untuk tinggal di satu tempat selama empat bulan dan melindungi makhluk hidup. Selama periode ini, hujan menyuburkan bumi, memungkinkan pertumbuhan tanaman. Para bhikkhu dan orang suci tinggal di satu tempat, menginspirasi orang untuk mengabdikan diri pada agama, meditasi, penebusan dosa, dan pengabdian selama empat bulan. Tanpa ajaran Jinvani (firman ilahi) selama Chaturmas, manfaatnya tidak akan terwujud.

Ditekankan bahwa mendengarkan dan menerapkan ajaran ilahi dalam kehidupan mengarah pada peningkatan spiritual. Chaturmas adalah tentang mengatasi keburukan, mengembangkan belajar mandiri, pengetahuan, meditasi, dan mengenali esensi jiwa. Kemalasan dan kelalaian harus dihindari, bangun dari kelesuan, memperoleh kebijaksanaan, dan meningkatkan pengetahuan, persepsi, serta karakter dalam hidup.

Baca juga…

Makna Pembatasan, Pengorbanan, dan Pertapaan dalam Chaturmas

Selama Chaturmas, prinsip-prinsip kedermawanan, moralitas, penebusan dosa, dan pengabdian harus diikuti, seperti yang diajarkan oleh Tuhan yang tidak terikat. Selain itu, kelebihan dalam makanan, ketakutan, kenikmatan indrawi, dan kepemilikan harus dikurangi. Chaturmas menginspirasi untuk menghilangkan hawa nafsu, kemarahan, dan kesombongan. Disarankan untuk berpuasa di malam hari selama periode ini. Bahkan jika tidak selama empat bulan penuh, mengadopsi disiplin untuk sementara waktu bermanfaat. Menahan diri dari makanan tertentu dan berpegang pada praktik moral dan pertapaan sangatlah penting.

Dengan mengikuti keempat pilar ini selama Chaturmas, pengorbanan besar menjadi bagian dari kehidupan. Chaturmas membawa pesan kemajuan abadi. Mengurangi kemalasan dan bangun dari kelembaman diperlukan untuk mencapai sesuatu yang berarti dalam hidup. Mulai Kamis, 10 Juli, nyanyian 65 bait akan dimulai setiap hari pukul 9 pagi sebelum khotbah, diikuti ceramah dari pukul 9:15 pagi hingga 10:15 pagi, diakhiri dengan pemberkatan. Keesokan harinya, para penyembah dianjurkan untuk berpuasa dalam rangka Chaturmas Chodas.

Diberitahukan kepada jemaah bahwa mulai Jumat, 11 Juli, nyanyian Navkar Mahamantra akan berlangsung setiap hari dari pukul 7 pagi hingga 4 sore. Siddhi Tap Sadhana akan dimulai pada 16 Juli, dengan pengaturan untuk Ekasana (makan dalam satu waktu) dikelola oleh Sangh. Sangh juga memberikan penghormatan kepada seorang warga Jalna selama pertemuan tersebut.

Maruti Vidi Jain Sthanak

**Maruti Vidi Jain Sthanak** adalah sebuah kuil dan pusat keagamaan Jain terkemuka yang terletak di India, didedikasikan untuk prinsip-prinsip Jainisme, khususnya tradisi Shwetambar. Secara historis, tempat ini berfungsi sebagai lokasi ibadah, meditasi, dan pertemuan komunitas bagi para penganut Jain, yang menekankan non-kekerasan (ahimsa) dan kemurnian spiritual. Situs ini mencerminkan kesederhanaan arsitektur Jain dan merupakan pusat budaya penting bagi para pengikutnya, melestarikan ajaran dan praktik leluhur.

Shri Vardhaman Sthanakvasi Jain Shravak Sangh

Shri Vardhaman Sthanakvasi Jain Shravak Sangh adalah sebuah organisasi keagamaan Jain terkemuka yang terkait dengan sekte Sthanakvasi, yang menekankan pertapaan dan meditasi. Organisasi ini didedikasikan untuk mempromosikan prinsip-prinsip Jain seperti non-kekerasan (ahimsa), kebenaran, dan kemurnian spiritual, sering kali melalui kegiatan pendidikan dan amal. Kelompok ini berakar pada gerakan Sthanakvasi yang lebih luas, yang muncul pada abad ke-17 sebagai cabang reformis Jainisme, menolak pemujaan di kuil demi praktik asketis dan berfokus ke dalam.