Hyderabad: Menteri TI dan Perindustrian, D. Sridhar Babu, mengumumkan bahwa Telangana telah menarik investasi baru lebih dari Rp3,2 triliun dalam 18 bulan terakhir. Negara bagian ini menawarkan peluang besar di bidang AI, teknologi baru, ilmu hayati, hidrogen hijau, energi terbarukan, kendaraan listrik, dan logistik. Dalam pidatonya di KTT Investasi Internasional Investopia Global, yang diselenggarakan bersama oleh Uni Emirat Arab dan pemerintah negara bagian di HICC, menteri tersebut menyatakan bahwa Telangana berkomitmen untuk menjadi ekonomi senilai $3 triliun pada tahun 2047.

Mengundang para pengusaha UEA untuk berinvestasi di negara bagian ini, menteri menyoroti bahwa ekspor Telangana ke UEA meningkat 2,5 kali lipat pada tahun fiskal terakhir, didorong oleh sektor farmasi, dirgantara, layanan digital, dan pengolahan makanan. Ia menambahkan bahwa Telangana telah mengamankan investasi baru lebih dari Rp3,2 triliun dalam 18 bulan terakhir, dengan peningkatan ekspor ke UEA sebesar 2,5 kali lipat pada tahun fiskal 2024-25.

Baca juga…

Pertumbuhan Industri dan Lonjakan Investasi di Telangana

Sridhar Babu mencatat bahwa perusahaan-perusahaan besar UEA seperti Lulu Group, DP World, dan NAFCO telah berinvestasi di negara bagian ini. Telangana berencana untuk memperluas pelabuhan kering, taman logistik multimodal, dan koridor industri. Inisiatif seperti kawasan industri nol emisi, zona kendaraan listrik, pusat logistik hijau, Jalan Lingkar Regional (RRR), dan Fase-2 Metro akan semakin mendorong pembangunan industri.

Future City, yang dikembangkan dengan standar global, akan menjadi pusat global untuk inovasi di bidang fintech, teknologi iklim, dan mobilitas cerdas. Ia menambahkan bahwa Telangana mengalami pertumbuhan pesat di pusat data, pusat kapabilitas global (GCC), laboratorium AI, dan klaster dirgantara. Meskipun ukuran geografisnya kecil, Telangana telah menjadi model pembangunan dan kesejahteraan bagi negara bagian lain. Negara bagian ini mencatat pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 8,2% pada tahun 2024-25, melampaui rata-rata nasional sebesar 7,6%, sementara kontribusinya terhadap PDB nasional melebihi 5%.

HICC

**Pusat Konvensi Internasional Hyderabad (HICC)** adalah tempat acara terkemuka yang terletak di Hyderabad, India, dan salah satu pusat konvensi terbesar dan termodern di Asia Selatan. Diresmikan pada tahun 2002, tempat ini dirancang untuk menyelenggarakan konferensi internasional, pameran, dan acara perusahaan, menjadikan Hyderabad sebagai pusat bisnis global. Dioperasikan oleh **Hyderabad Convention Centre Services**, HICC dikenal dengan fasilitasnya yang canggih dan lokasinya yang strategis di **HITEC City**, distrik TI dan bisnis utama kota ini.

Jalan Lingkar Regional (RRR)

**Jalan Lingkar Regional (RRR)** adalah proyek infrastruktur utama yang dirancang untuk menghubungkan berbagai wilayah, biasanya mengelilingi area metropolitan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan efisiensi transportasi. Meskipun sejarahnya bervariasi tergantung lokasi, jalan-jalan ini biasanya dikembangkan untuk mendukung perluasan perkotaan, pertumbuhan ekonomi, dan konektivitas regional. Sebagai contoh, RRR Hyderabad di India bertujuan untuk menghubungkan jalan tol dan mengurangi waktu tempuh di sekitar kota, mencerminkan tren modern dalam perencanaan kota.

Metro Fase-2

“Metro Fase-2” kemungkinan merujuk pada fase kedua perluasan sistem kereta bawah tanah suatu kota, seperti Fase-2 Metro Delhi di India (selesai pada 2010), yang memperluas konektivitas ke area-area penting seperti bandara dan pinggiran kota. Proyek-proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, meningkatkan mobilitas perkotaan, dan mendorong transportasi berkelanjutan. Perkembangannya biasanya melibatkan perencanaan untuk memenuhi permintaan populasi yang terus bertambah, yang dilaksanakan secara bertahap selama bertahun-tahun atau puluhan tahun. (Catatan: Jika merujuk pada kota lain, detailnya mungkin berbeda).

Future City

“Future City” adalah pengembangan perkotaan modern atau konsep kota yang dirancang untuk mengintegrasikan teknologi mutakhir, keberlanjutan, dan perencanaan inovatif. Meskipun tidak terikat pada lokasi tertentu, proyek-proyek seperti NEOM di Arab Saudi atau Toyota Woven City di Jepang bertujuan untuk membuat purwarupa lingkungan perkotaan yang cerdas dan ramah lingkungan. Inisiatif-inisiatif ini menekankan energi terbarukan, integrasi AI, dan infrastruktur canggih, mencerminkan tren global menuju kota yang berkelanjutan dan berteknologi tinggi.

Lulu Group

Lulu Group adalah konglomerat multinasional yang berbasis di UEA, terkenal terutama karena jaringan hypermarketnya, Lulu Hypermarket. Didirikan pada tahun 2000 oleh pengusaha India Yusuff Ali, perusahaan ini telah menjadi salah satu jaringan ritel terbesar di Timur Tengah dan Asia, menawarkan segala sesuatu mulai dari makanan hingga barang elektronik. Grup ini juga memiliki investasi di bidang perhotelan, kesehatan, dan logistik, yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

DP World

DP World adalah perusahaan logistik dan perdagangan global yang berbasis di Dubai, UEA, yang berspesialisasi dalam operasi pelabuhan, layanan maritim, dan solusi rantai pasokan. Didirikan pada tahun 2005 sebagai bagian dari Dubai World, perusahaan ini kini menjadi salah satu operator pelabuhan terbesar di dunia, mengelola terminal di enam benua. Perusahaan ini memainkan peran kunci dalam perdagangan internasional dan mencerminkan pendekatan strategis Dubai sebagai pusat bisnis global.

NAFCO

NAFCO (Nippon Automated Cargo and Port Consolidated Operation) adalah sistem logistik dan operasi pelabuhan Jepang yang dirancang untuk mengoptimalkan penanganan kargo. Dikembangkan pada tahun 1970-an, sistem ini mengintegrasikan otomatisasi dan sistem digital untuk menyederhanakan proses maritim, mengurangi biaya dan penundaan. Meskipun bukan merupakan situs budaya fisik, NAFCO mewakili inovasi Jepang dalam infrastruktur logistik dan perdagangan.

Investopia Global

Investopia Global adalah platform investasi dan KTT tahunan yang diluncurkan di UEA pada tahun 2021 untuk mendorong kolaborasi ekonomi global dan investasi yang berorientasi masa depan. Diprakarsai oleh pemerintah Uni Emirat Arab, platform ini mempertemukan para pemimpin politik, investor, dan pengusaha untuk mengeksplorasi peluang di bidang teknologi, keberlanjutan, dan keuangan. Tujuannya adalah untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui dialog dan kemitraan strategis.