Jakarta

Seorang penjual tahu bulat berinisial DA di Depok, Jawa Barat, ditangkap oleh polisi. Penangkapan dilakukan setelah DA melakukan tindakan eksibisionisme saat melayani seorang pelanggan.

Pelaku melakukan aksinya pada hari Sabtu pukul 15.30 WIB di Gang Bakti, Pancoran Mas, Depok. Awalnya, korban berinisial IA dan GS sedang membeli tahu bulat.

“Ya (para korban sedang membeli tahu bulat),” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Depok.

Kemudian, tanpa diduga, pelaku memperlihatkan alat kelaminnya kepada kedua korban. Tindakan DA dilihat oleh seorang saksi berinisial R.

Saksi tersebut kemudian memberi tahu orang tua korban tentang kejadian itu.

“Pelaku melakukan pelecehan seksual dengan memperlihatkan alat kelaminnya kepada korban. Kejadian itu disaksikan oleh R (saksi),” ujarnya.

Setelah menerima informasi dari saksi bahwa anak mereka telah dilecehkan, orang tua korban segera menangkap pelaku pada pukul 15.30 WIB di Jalan Kampung Serab, Kota Depok, tempat ia berjualan tahu bulat.

“Pelaku langsung dibawa ke tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan tersebut. Kemudian Tim Opsnal menerima laporan itu,” ujarnya.

Pengawas SPKT dan Tim Opsnal segera menuju ke TKP dan mengamankan pelaku. Pelaku saat ini ditahan di Polsek Pancoran Mas untuk penyelidikan lebih lanjut.

Depok

Depok adalah sebuah kota di Jawa Barat, Indonesia, yang awalnya didirikan pada abad ke-18 sebagai perkebunan pertanian pribadi oleh Cornelis Chastelein, seorang pejabat Perusahaan Hindia Timur Belanda. Penting secara historis karena komunitas Kristen awalnya dan struktur sosialnya yang unik, kota ini telah berubah dari pemukiman yang tenang menjadi kota universitas besar dan pusat perumahan yang ramai di selatan Jakarta.

Jawa Barat

Jawa Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia di pulau Jawa, yang secara historis merupakan rumah bagi Kerajaan Sunda yang kuat dan kemudian Kesultanan Banten. Wilayah ini terkenal dengan budaya Sunda yang semarak, perkebunan teh dataran tinggi yang indah, dan gunung berapi Tangkuban Perahu yang aktif. Ibukotanya, Bandung, terkenal dengan arsitektur kolonial Belanda dan sebagai pusat pendidikan dan kreativitas.

Gang Bakti

“Gang Bakti” bukanlah situs bersejarah atau budaya utama yang dikenal luas di basis data global. Nama ini tampaknya berasal dari Indonesia, di mana “Gang” biasanya berarti gang kecil atau lorong di lingkungan perumahan. Tanpa konteks yang lebih spesifik, kemungkinan besar ini adalah nama jalan lokal daripada monumen atau situs warisan tunggal.

Pancoran Mas

Pancoran Mas adalah sebuah lingkungan bersejarah di Depok, Jawa Barat, Indonesia, yang dikenal dengan air mancur publik ikoniknya (*pancoran*). Sejarah kawasan ini terkait erat dengan warisan Cornelis Chastelein, pemilik perkebunan Belanda yang mendirikan komunitas Kristen awal dan perkebunan pertanian di sana. Saat ini, kawasan ini berfungsi sebagai pusat komersial dan administrasi yang ramai, mempertahankan namanya dan signifikansinya sebagai landmark sentral di kota.

Jalan Kampung Serab

Jalan Kampung Serab adalah sebuah jalan yang terletak di kota Kuching, Sarawak, Malaysia. Secara historis, daerah tersebut merupakan bagian dari pemukiman kampung tradisional Melayu, dan nama jalan tersebut mencerminkan warisan ini seiring dengan perluasan kota di sekitarnya. Saat ini, jalan ini merupakan jalan perumahan dan komersial lokal, yang mewakili perpaduan komunitas historis Kuching dengan pembangunan perkotaan modern.

Kota Depok

Kota Depok adalah sebuah kota di Jawa Barat, Indonesia, yang awalnya didirikan pada abad ke-17 sebagai perkebunan pertanian pribadi oleh Cornelis Chastelein, seorang pejabat Perusahaan Hindia Timur Belanda. Kota ini kemudian berkembang menjadi pusat penting untuk pendidikan Kristen dan pengembangan masyarakat. Saat ini, kota ini adalah kota satelit utama dan bagian dari wilayah metropolitan Jakarta, yang dikenal dengan universitas dan pertumbuhan perumahannya.

Polsek Pancoran Mas

Polsek Pancoran Mas adalah fasilitas penegakan hukum modern yang terletak di Depok, Jawa Barat, Indonesia, yang melayani distrik Pancoran Mas. Meskipun kantor polisi itu sendiri tidak memiliki signifikansi historis yang terdokumentasi secara luas sebagai situs budaya, kantor ini adalah bagian dari infrastruktur lokal yang mendukung keamanan dan administrasi masyarakat di daerah yang telah mengalami urbanisasi pesat sejak Depok menjadi kota otonom pada tahun 1999.