Seorang petugas pemadam kebakaran yang bertugas di Pos Pemadam Kebakaran Pinang, Kota Tangerang, diserang saat menjalankan tugasnya.
Korban sedang bertugas jaga sendirian ketika seorang tersangka datang bersama dua rekannya. Mereka meminta izin untuk singgah, dan korban mengizinkannya, dengan syarat menjaga ketertiban di lokasi.
Tidak lama kemudian, tersangka yang diduga sedang emosi mulai menghina dan melemparkan kopi ke arah korban.
Saat korban berusaha meredakan situasi, ia dipukul sehingga mengalami luka robek di pelipis kiri dan cedera benturan di kepala.
Kepala badan penanggulangan bencana daerah setempat menyatakan bahwa prioritas saat ini adalah pemulihan korban dan mendukung proses hukum yang berjalan.
“Fokus kami saat ini memastikan korban pulih dan mendapat perawatan medis terbaik. Kami juga memberikan dukungan untuk proses hukum yang sedang berjalan,” ujar pejabat tersebut.
Korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Pinang dan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan forensik medis.
Pemeriksaan medis dilakukan di Rumah Sakit EMC. Setelah itu, korban kembali ke polsek untuk menjalani pemeriksaan formal bersama tiga orang saksi.
Usai pemeriksaan, korban beristirahat di pos pemadam. Namun, ia kemudian mengalami mual hebat, telinga berdenging, dan nyeri hebat di bagian belakang kepala yang berujung muntah. Ia pun dilarikan ke unit gawat darurat Rumah Sakit Hermina untuk perawatan lebih lanjut.
Pejabat melaporkan kondisi korban mulai membaik keesokan paginya, tetapi masih memerlukan observasi lebih lanjut.
“Per pagi ini, kondisinya sudah membaik tetapi masih butuh observasi lebih dalam. Korban sudah direkomendasikan untuk CT scan kepala serta pemeriksaan neurologi dan mata, dan saat ini diawasi oleh dokter spesialis untuk memastikan penilaian kesehatannya komprehensif,” jelas pejabat itu.
Pejabat menekankan bahwa insiden ini menyoroti perlunya meningkatkan perlindungan bagi personel yang bertugas.
“Namun, yang terpenting saat ini adalah kesehatan petugas pemadam kita. Sisanya, kami serahkan pada proses hukum yang berjalan,” tutup pejabat tersebut.
Pos Pemadam Kebakaran Pinang
Pos Pemadam Kebakaran Pinang, yang terletak di George Town, Penang, Malaysia, adalah bangunan bersejarah era kolonial yang dibangun pada 1909 saat pemerintahan Inggris. Dikenal sebagai pos pemadam kebakaran tertua yang masih beroperasi di Malaysia, bangunan ini memiliki gaya arsitektur Inggris yang khas dengan menara pengawas yang mencolok. Saat ini, tempat ini tetap menjadi pusat layanan darurat aktif dan situs warisan yang dilindungi dalam zona Warisan Dunia UNESCO George Town.
Kota Tangerang
Kota Tangerang adalah pusat industri dan permukiman utama yang terletak di provinsi Banten, Indonesia, berbatasan langsung dan berada di sebelah barat Jakarta. Secara historis, kota ini merupakan area pelabuhan dan permukiman penting, dengan namanya berasal dari kata Sunda “tangeran” dan “hyang”, serta memiliki warisan budaya Tionghoa-Indonesia yang menonjol sejak berabad-abad lalu. Saat ini, kota ini menjadi bagian penting dari wilayah metropolitan Jakarta, dikenal dengan pabrik-pabrik, perkembangan modern, dan situs bersejarah seperti Kelenteng Boen Tek Bio.
Kantor Polisi Pinang
Kantor Polisi Pinang, juga dikenal sebagai Markas Besar Polisi George Town, adalah bangunan bersejarah era kolonial di Penang, Malaysia, yang dibangun pada akhir abad ke-19 saat pemerintahan Inggris. Tempat ini pernah menjadi pusat administrasi dan operasi utama penegakan hukum dan hingga kini tetap menjadi fasilitas kepolisian aktif, terkenal dengan gaya arsitektur Anglo-India yang khas berupa jendela-jendela lengkung dan menara jam di tengah.
Rumah Sakit EMC
Rumah Sakit EMC, juga dikenal sebagai Pusat Medis Universitas Wanita Ewha, adalah rumah sakit pendidikan utama di Seoul, Korea Selatan. Didirikan pada 1887 oleh misionaris Amerika Mary F. Scranton, rumah sakit ini merupakan institusi medis modern pertama di Korea yang memberikan perawatan bagi wanita dan anak-anak. Saat ini, rumah sakit ini merupakan pusat medis akademik terkemuka yang terus memajukan layanan kesehatan dan pendidikan kedokteran.
Rumah Sakit Hermina
Rumah Sakit Hermina adalah jaringan rumah sakit swasta di Indonesia, didirikan pada 1972 oleh Dr. Satrio Herminanto. Bermula dari sebuah klinik tunggal, jaringan ini telah berkembang menjadi rantai rumah sakit nasional yang berfokus pada penyediaan layanan kesehatan modern dan terjangkau bagi masyarakat. Jaringan ini dikenal dengan pendekatannya yang ramah keluarga dan telah menjadi bagian penting dari infrastruktur kesehatan swasta Indonesia.