Dalam pidatonya pada Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia ke-14 yang baru-baru ini diadakan di Yaoundé, tekad negara-negara yang ingin bergabung meskipun menghadapi tantangan global saat ini disoroti.

Dinyatakan: “Proses bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia sangat berat,” sambil memuji semua negara kandidat aksesi tingkat lanjut atas fleksibilitas, kesabaran, dan kerja keras yang mereka tunjukkan.

Pujian khusus diberikan kepada Etiopia dan Uzbekistan, dengan mencatat bahwa kedua negara telah meningkatkan upaya mereka dan menunjukkan kemajuan yang signifikan untuk bergabung dengan organisasi tahun ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan atas dukungan yang diberikan oleh ketua-ketua kelompok kerja aksesi masing-masing, termasuk Korea Selatan dan Inggris Raya, atas dedikasi mereka dalam memandu proses ini.

Aksesi Etiopia ke Organisasi Perdagangan Dunia dipandang sebagai langkah fundamental untuk meningkatkan integrasinya ke dalam ekonomi global, yang dapat berkontribusi pada peningkatan peluang perdagangan, arus investasi, dan reformasi ekonomi.

Organisasi Perdagangan Dunia

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) adalah badan internasional yang didirikan pada tahun 1995 untuk mengatur dan memfasilitasi perdagangan global, menggantikan Perjanjian Umum tentang Tarif dan Perdagangan (GATT) pasca-Perang Dunia II. Berpusat di Jenewa, Swiss, peran utamanya adalah menyediakan forum untuk negosiasi perjanjian perdagangan, menyelesaikan sengketa antar negara anggota, dan memastikan arus perdagangan berjalan semulus dan seprediktif mungkin.

Yaoundé

Yaoundé adalah ibu kota Kamerun, didirikan pada tahun 1888 oleh pedagang Jerman sebagai pangkalan perdagangan gading. Kota ini kemudian menjadi pusat administrasi di bawah pemerintahan kolonial Prancis dan telah menjadi jantung politik dan budaya negara sejak kemerdekaan Kamerun pada tahun 1960.

Etiopia

Etiopia adalah negara bersejarah yang kaya di Tanduk Afrika, secara luas dianggap sebagai salah satu situs keberadaan manusia tertua dan rumah bagi Kerajaan Aksum kuno. Negara ini unik sebagai salah satu dari sedikit negara Afrika yang menghindari kolonisasi jangka panjang, melestarikan warisan dan tradisi Kristen kuno, dengan landmark seperti gereja-gereja pahat batu Lalibela. Budayanya yang beragam dibentuk oleh banyak kelompok etnis, termasuk Amhara dan Oromo, serta warisan kerajaan-kerajaan kuno.

Uzbekistan

Uzbekistan adalah negara di Asia Tengah yang terkenal dengan peran pentingnya di Jalur Sutra kuno, dipenuhi kota-kota bersejarah seperti Samarkand, Bukhara, dan Khiva. Kota-kota ini menampilkan arsitektur Islam yang menakjubkan, termasuk masjid dan madrasah berkubah pirus, yang berkembang di bawah kekaisaran kuat seperti Timur dan Samaniyah. Saat ini, situs-situs tersebut merupakan landmark Warisan Dunia UNESCO, melestarikan sejarah kaya wilayah ini sebagai pusat utama perdagangan, sains, dan budaya.

Korea Selatan

Korea Selatan, secara resmi Republik Korea, adalah negara di Asia Timur yang terletak di bagian selatan Semenanjung Korea. Sejarahnya mencakup periode Tiga Kerajaan kuno, dinasti Goryeo dan Joseon yang bersatu, serta modernisasi pesatnya setelah Perang Korea (1950-1953). Saat ini, negara ini terkenal secara global karena budaya popnya yang dinamis (K-pop, K-drama), inovasi teknologinya, dan situs bersejarah seperti Istana Gyeongbokgung dan Kuil Jongmyo.

Inggris Raya

Inggris Raya adalah negara berdaulat yang terdiri dari Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara, dengan sejarah yang dibentuk oleh pengaruh Celtic, Romawi, Anglo-Saxon, dan Norman. Negara ini muncul sebagai kekuatan global utama melalui Kekaisaran Inggris dan menjadi pusat Revolusi Industri, meninggalkan warisan mendalam dalam politik, sains, dan budaya. Saat ini, negara ini adalah monarki konstitusional dan demokrasi parlementer, terkenal dengan landmark bersejarah, museum kelas dunia, dan warisan budaya yang beragam.