Medan. Direktorat Reserse Kriminal Siber Polda Sumut mengungkap modus operandi jaringan judi online Kamboja yang dijalankan secara terstruktur dari sebuah apartemen Royal Condominium di Kota Medan.
Pelaku terbukti melakukan promosi masif via WhatsApp, Instagram, dan Facebook untuk merekrut pemain.
Direktur menjelaskan bahwa pola kerja pelaku di TKP pertama dan kedua pada dasarnya sama, yaitu membentuk tim dengan tugas masing-masing untuk melakukan promosi, komunikasi, dan meyakinkan calon pemain untuk bergabung ke situs judi online.
“Para pelaku ini punya tim. Mereka promosikan permainan judi online lewat WhatsApp, Instagram, dan Facebook, lalu lakukan WhatsApp blast berisi ajakan kepada masyarakat untuk bergabung dan bermain atau taruhan,” ujarnya.
Lebih lanjut, tersangka juga membuat dan menyebarkan iklan menarik untuk memancing masyarakat mendaftar. Menurut penjelasan, konten yang mereka sebarkan dirancang untuk memberi kesan bahwa judi online bisa memberi keuntungan cepat dan mudah.
“Konten yang dibuat bertujuan menarik anggota atau pemain agar tertarik gabung. Jadi, ada pola promosi yang terstruktur dan berulang,” tegasnya.
Setelah calon pemain tertarik, pelaku membimbing mereka melalui proses pendaftaran, mulai dari registrasi akun, pengisian saldo atau deposit, hingga pemilihan jenis permainan seperti slot, casino, roulette, taruhan olahraga, dan togel.
Dia menambahkan, pemain yang terdaftar kemudian diarahkan untuk top up via rekening atau dompet digital tertentu agar bisa bermain. Jika menang, uang hadiah dikirim kembali ke rekening atau akun bank yang ditentukan.
“Alurnya hampir sama dengan praktik judi online pada umumnya. Mereka promosi, pandu pendaftaran dan deposit, lalu pemain main. Kalau menang, dana dikirim; kalau kalah, deposit langsung habis,” jelasnya.
Polda Sumut menilai pola ini menunjukkan judi online tidak lagi sekadar permainan ilegal, tetapi telah dioperasikan layaknya aktivitas bisnis digital terorganisir yang menyasar masyarakat luas melalui media sosial.
Royal Condominium
“Royal Condominium” bukanlah landmark sejarah atau budaya yang dikenal luas. Ini adalah nama umum untuk gedung apartemen residensial, khususnya di Asia Tenggara, dan tidak memiliki sejarah tunggal yang menonjol. Oleh karena itu, tidak ada ringkasan sejarah atau budaya spesifik yang dapat diberikan untuknya sebagai situs yang berbeda.
Kota Medan
Medan adalah ibu kota dan kota terbesar di Sumatera Utara, Indonesia, yang secara historis didirikan sebagai pusat perdagangan penting pada akhir abad ke-19 karena booming industri perkebunan tembakau, karet, dan kelapa sawit. Kemakmuran era kolonial ini masih terlihat pada landmark arsitekturnya, seperti Istana Maimun yang megah dan Rumah Tjong A Fie. Saat ini, Medan berfungsi sebagai gerbang multikultural yang dinamis ke Sumatera, terkenal dengan beragam kulinernya dan sebagai titik akses untuk mengunjungi Danau Toba serta suaka Orangutan.
Polda Sumatera Utara
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) adalah kepolisian tingkat provinsi di Sumatera Utara, Indonesia, yang bertanggung jawab atas penegakan hukum dan keamanan di wilayah tersebut. Lembaga ini secara resmi didirikan sebagai bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setelah kemerdekaan negara, dengan struktur modernnya berkembang untuk mengatasi tantangan keamanan unik di daerah tersebut, termasuk menjaga ketertiban di provinsi yang beragam dengan pusat urban signifikan seperti Medan.
Aula Tribrata
Aula Tribrata adalah tempat seremonial dan diplomatik yang terletak di Jakarta, Indonesia, terutama digunakan untuk fungsi kenegaraan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia. Aula ini secara resmi diresmikan pada tahun 2002 dan dinamai “Tri Brata”, sebuah konsep filosofis yang mewakili tiga prinsip inti diplomasi Indonesia. Gedung modern ini berfungsi sebagai lokasi utama untuk menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi internasional, upacara penandatanganan, dan resepsi diplomatik.
Kamboja
Kamboja adalah negara di Asia Tenggara yang paling dikenal dengan kompleks candi Angkor Wat yang megah, monumen keagamaan terbesar di dunia dan jantung Kerajaan Khmer yang perkasa dari abad ke-9 hingga ke-15. Sejarahnya yang lebih baru mencakup rezim Khmer Merah yang menghancurkan pada tahun 1970-an, tetapi saat ini Kamboja adalah monarki konstitusional dengan warisan budaya kaya yang berpusat pada Buddhisme Theravada serta seni dan arsitektur kuno yang dipengaruhi Hindu.
WhatsApp
WhatsApp adalah layanan pesan dan telepon via IP (VoIP) lintas platform gratis yang didirikan pada tahun 2009 oleh Brian Acton dan Jan Koum, mantan karyawan Yahoo!. Layanan ini merevolusi komunikasi pribadi dengan memungkinkan pengguna mengirim teks, gambar, dan melakukan panggilan melalui internet, dan diakuisisi oleh Meta (dulu Facebook) pada tahun 2014 dengan harga sekitar $19 miliar. Meski bukan tempat fisik, WhatsApp telah menjadi situs budaya digital global yang ada di mana-mana, secara fundamental mengubah cara orang terhubung dan berbagi informasi di seluruh dunia.
Instagram
Instagram adalah platform media sosial dan aplikasi seluler gratis yang diluncurkan pada 2010, awalnya berfokus pada berbagi foto format persegi dengan filter artistik. Platform ini berkembang cepat dari layanan berbagi foto sederhana menjadi pusat utama komunikasi visual, budaya influencer, dan pemasaran digital, dan diakuisisi oleh Facebook (sekarang Meta) pada 2012 dengan harga sekitar $1 miliar. Saat ini, Instagram adalah bagian sentral dari budaya internet global, mengintegrasikan fitur seperti Stories, Reels, dan pesan langsung untuk memfasilitasi ekspresi pribadi, membangun komunitas, dan perdagangan.
Facebook
Facebook adalah perusahaan media sosial dan teknologi asal Amerika yang didirikan pada tahun 2004 oleh Mark Zuckerberg dan teman sekamarnya di Universitas Harvard. Awalnya adalah situs jejaring kampus bernama “TheFacebook”, perusahaan ini dengan cepat meluas secara global, menjadi platform sentral untuk koneksi sosial online, komunikasi, dan periklanan digital. Sejarahnya ditandai dengan pertumbuhan yang sangat besar, membentuk budaya internet modern dan menghadapi pengawasan signifikan terkait privasi data dan dampaknya terhadap masyarakat.