KOTA BACOLOD — Orang-orang yang mengungsi di dalam negeri terdampak letusan Gunung Kanlaon di Kota Bago dan La Carlota, Negros Occidental, mulai menerima dukungan pemulihan dan rehabilitasi dari lembaga pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Tim Manajemen Insiden Regional terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga mitra untuk memastikan proses kepulangan warga terdampak berlangsung aman, terinformasi, dan bermartabat.
Tim dari lembaga mitra, termasuk Kantor Pertahanan Sipil dan Departemen Kesehatan, melakukan kunjungan lapangan ke komunitas terdampak.
Setelah berkoordinasi dan mengumpulkan pembaruan informasi dengan Kantor Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen Kota Bago, mereka mengunjungi Barangay Ilijan untuk menilai kondisi 22 rumah rusak milik 81 warga yang masih tinggal di pusat evakuasi kota.
Letusan gunung api merusak atap dan menumbangkan jalur listrik.
Pemerintah kota telah menjadwalkan proses penutupan pengungsian bagi warga Barangay Ilijan pada 16 Agustus.
Personel RIMT kemudian melanjutkan ke Kota La Carlota yang berdekatan, tempat mereka bergabung dalam rapat Dewan Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen Kota.
Mereka membahas persiapan penutupan pengungsian bagi 61 keluarga (225 orang) dari Barangay Ara-al.
Di Kota La Castellana, area terdampak paling parah, pusat evakuasi masih menampung 61 keluarga (213 orang) yang rumahnya berada dalam zona bahaya permanen radius empat kilometer.
Sekitar 1.300 keluarga pengungsi (4.000 orang) yang tinggal di luar zona bahaya permanen telah kembali ke rumahnya pekan lalu setelah status siaga gunung api diturunkan dari Level 3 (kegiatan meningkat) menjadi Level 2 (kegiatan sedang).
Otoritas merekomendasikan agar komunitas dalam zona bahaya permanen empat kilometer tetap dievakuasi karena risiko letusan eksplosif mendadak atau ledakan uap masih berlangsung.
Gunung Kanlaon
Gunung Kanlaon, terletak di Pulau Negros, Filipina, adalah puncak tertinggi di wilayah Visayas dan merupakan gunung berapi stratovolcano aktif. Dikenal dengan keindahan alam dan hutan lebatnya, gunung ini memiliki sejarah letusan sejak abad ke-19, dengan aktivitas terakhir tercatat pada 2023. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Alam Gunung Kanlaon, kawasan lindung yang mendukung keanekaragaman hayati dan menarik pendaki serta pencinta alam.
Barangay Ilijan
Barangay Ilijan adalah desa pesisir yang terletak di munisipalitas San Juan, Batangas, Filipina. Dikenal dengan pantainya yang indah, industri perikanan, dan kedekatannya dengan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Alam Ilijan, salah satu fasilitas energi terbesar di negara ini. Secara historis, kawasan ini merupakan komunitas nelayan yang tenang, namun mengalami perkembangan bertahap akibat industrialisasi dan pariwisata dalam beberapa dekade terakhir.
Kota Bago
Kota Bago, terletak di provinsi Negros Occidental, Filipina, adalah kota bersejarah yang dikenal dengan warisan budaya dan signifikansi pertaniannya, khususnya dalam produksi tebu. Didirikan pada 1575, kota ini pernah menjadi permukiman yang berkembang sebelum kolonisasi Spanyol dan berperan dalam perjuangan kemerdekaan negara. Daya tarik utamanya meliputi Katedral San Sebastian berusia berabad-abad dan Festival Babaylan tahunan yang merayakan tradisi asli dan sejarah kota yang hidup.
Negros Occidental
Negros Occidental, terletak di wilayah Visayas Barat, Filipina, adalah provinsi yang dikenal dengan perkebunan tebu yang luas, sehingga dijuluki “Mangkuk Gula Filipina”. Sejarahnya terkait erat dengan pemerintahan kolonial Spanyol dan industri gula, yang berkembang pesat pada abad ke-19 dan membentuk ekonomi serta budayanya. Provinsi ini juga menjadi tuan rumah festival meriah seperti Festival MassKara, yang menampilkan seni, warisan, dan semangat pantang menyerah masyarakatnya.
La Carlota
La Carlota adalah sebuah kota di provinsi Negros Occidental, Filipina. Kota ini merupakan pusat produksi gula yang penting dan dikenal dengan industri pertaniannya, terutama tebu. Secara historis, La Carlota berkembang pesat pada era kolonial Spanyol dan menjadi bagian integral dari ekonomi gula di Pulau Negros. Kota ini juga memiliki situs bersejarah seperti Gereja Katolik San Miguel Arcangel yang mencerminkan warisan kolonialnya.
Barangay Ara-al
Barangay Ara-al adalah desa pedesaan yang terletak di Kota La Carlota, Negros Occidental, Filipina. Secara historis, kawasan ini merupakan komunitas agraris, terutama dikenal dengan pertanian tebu, yang mencerminkan keterkaitan kuat wilayah ini dengan industri gula. Barangay ini juga memiliki tradisi lokal dan festival yang merayakan warisan budaya dan semangat komunitasnya.
La Castellana
La Castellana adalah munisipalitas di provinsi Negros Occidental, Filipina. Terkenal dengan lanskapnya yang didominasi pertanian dan kedekatannya dengan Gunung Kanlaon. Sejarahnya terkait dengan perkembangan industri gula di wilayah tersebut. Saat ini, La Castellana dikenal dengan festival dan tradisi lokalnya, serta sebagai daerah yang rentan terhadap dampak aktivitas vulkanik dari Gunung Kanlaon.
Kantor Pertahanan Sipil
**Kantor Pertahanan Sipil** adalah lembaga pemerintah Filipina di bawah Departemen Pertahanan Nasional yang bertanggung jawab atas kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan bencana. Secara historis, lembaga ini mengoordinasikan upaya perlindungan sipil. Saat ini, OCD memimpin dan mengelola sistem manajemen bencana dan risiko nasional, bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan pemerintah daerah.