Pusat Meteorologi Nasional telah mengungkap prakiraan cuaca untuk hari ini, Jumat, di Kerajaan Arab Saudi, dengan memperingatkan cuaca panas di wilayah Timur dan Madinah, serta hujan di 4 area.

Menurut laporan meteorologi, masih ada peluang hujan petir sedang hingga lebat yang dapat menyebabkan banjir bandang, disertai hujan es dan angin kencang di sebagian wilayah Jazan, Asir, Al Baha, dan Makkah.

Sementara itu, cuaca akan terasa panas hingga sangat panas di sebagian wilayah Timur dan Madinah.

Pembentukan awan petir yang disertai angin kencang juga mungkin terjadi di beberapa bagian wilayah Riyadh dan Najran.

Laut Merah

  • Angin permukaan: Barat laut hingga utara dengan kecepatan 20-40 km/jam, mencapai 50 km/jam di bagian utara. Barat laut dengan kecepatan 15-35 km/jam, mencapai 50 km/jam di bagian selatan.
  • Tinggi gelombang: 1 hingga 2 meter di bagian utara dan 1 hingga 1,5 meter di bagian selatan.
  • Kondisi laut: Gelombang sedang, menjadi kasar di bagian utara, dan gelombang sedang di bagian selatan.

Teluk Arab

  • Angin permukaan: Tenggara hingga timur dengan kecepatan 8-28 km/jam.
  • Tinggi gelombang: 0,5 hingga 1 meter.
  • Kondisi laut: Gelombang ringan.

Madinah

Madinah adalah kota suci kedua dalam Islam, terletak di Arab Saudi. Kota ini menjadi tempat hijrah Nabi Muhammad dan lokasi Masjid Nabawi, yang menjadi pusat perkembangan awal komunitas Muslim. Madinah juga merupakan tempat pemakaman Nabi Muhammad, menjadikannya tujuan ziarah utama bagi jutaan umat Islam setiap tahunnya, terutama setelah menunaikan ibadah haji atau umrah di Makkah.

Jazan

Jazan (atau Jizan) adalah kota pesisir di barat daya Arab Saudi, dekat perbatasan dengan Yaman, dikenal dengan tanahnya yang subur dan lokasi strategis di Laut Merah. Secara historis, kota ini menjadi pusat perdagangan dan pertanian penting, dengan pengaruh dari kerajaan Yaman kuno dan kemudian pemerintahan Utsmaniyah. Saat ini, Jazan adalah bagian dari rencana pembangunan Visi 2030 Arab Saudi, termasuk Kota Ekonomi Jazan, yang bertujuan meningkatkan industri dan pariwisata di wilayah tersebut.

Asir

Asir adalah wilayah pegunungan di barat daya Arab Saudi yang terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan, iklim sejuk, dan warisan budaya yang kaya. Secara historis, wilayah ini adalah rumah bagi suku-suku kuno dan jalur perdagangan, dengan ibu kotanya, Abha, menjadi pusat budaya dan ekonomi utama. Wilayah ini juga terkenal dengan desa-desa tradisional dari bata lumpur, festival yang meriah, dan arsitektur Asiri yang unik, mencerminkan sejarah dan tradisinya yang berakar kuat.

Al Baha

Al Baha adalah kota yang indah di barat daya Arab Saudi, dikenal dengan pegunungannya yang hijau, hutan lebat, dan iklim sejuk, sehingga dijuluki “Taman Hijaz.” Secara historis, kota ini merupakan bagian dari jalur perdagangan kuno dan rumah bagi suku-suku asli, dengan situs arkeologi yang mengungkap warisan pra-Islam dan Islam. Saat ini, Al Baha adalah tujuan wisata populer, menawarkan festival budaya, desa tradisional seperti *Rijal Almaa*, dan atraksi alam yang menakjubkan.

Makkah

Makkah adalah kota tersuci dalam Islam, terletak di Arab Saudi. Kota ini adalah tempat kelahiran Nabi Muhammad dan lokasi Ka’bah, struktur suci di tengah Masjidil Haram, yang menjadi arah kiblat umat Islam saat salat. Setiap tahunnya, jutaan Muslim menunaikan ibadah haji ke Makkah, sebuah kewajiban agama yang dalam tradisi Islam bermula dari zaman Nabi Ibrahim.

Riyadh

Riyadh adalah ibu kota dan kota terbesar Arab Saudi, berfungsi sebagai pusat politik, keuangan, dan administratif negara. Secara historis merupakan kota oasis berdinding di sepanjang rute perdagangan kuno, Riyadh menjadi ibu kota pada 1932 setelah penyatuan Arab Saudi di bawah Raja Abdulaziz Al Saud. Saat ini, Riyadh adalah metropolis modern yang memadukan pencakar langit kontemporer dengan situs bersejarah seperti Benteng Masmak, simbol pendirian kerajaan.

Najran

Najran adalah kota bersejarah di barat daya Arab Saudi, dekat perbatasan Yaman, dikenal dengan warisan budaya yang kaya dan situs arkeologi kuno. Kota ini pernah menjadi persinggahan utama di rute perdagangan dupa dan menjadi rumah bagi area arkeologi Al-Ukhdood, yang berusia lebih dari 2.000 tahun dan menyimpan reruntuhan serta prasasti kuno. Saat ini, Najran memadukan arsitektur tradisional bata lumpur dengan pembangunan modern, mencerminkan sejarahnya yang panjang sebagai persimpangan perdagangan dan budaya.

Laut Merah

Laut Merah adalah teluk air asin di Samudra Hindia, terletak antara Afrika dan Asia, terkenal dengan terumbu karangnya yang hidup, kehidupan laut yang beragam, dan signifikansi historisnya sebagai rute perdagangan penting sejak zaman kuno. Laut ini memainkan peran penting dalam perdagangan dan pertukaran budaya, menghubungkan Mediterania dengan Samudra Hindia melalui Terusan Suez yang selesai dibangun pada 1869. Nama laut ini mungkin berasal dari mekarnya alga musiman atau pegunungan kemerahan di sepanjang pantainya.