Badan Investigasi Nasional (NBI) mengumumkan penangkapan seorang individu yang dituduh mencoba memeras ₱320.000 sebagai imbalan untuk mengeluarkan sebuah izin di Albay.

Menurut NBI, agen menangkap “Julbie” dalam operasi penyamaran pada 8 Agustus karena diduga terlibat dalam skema pemerasan terkait penerbitan izin angkut bijih tambang (OTP) dari Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Provinsi.

NBI menyatakan bahwa Julbie meminta ₱320.000 sebagai prosedur standar untuk mengeluarkan tujuh OTP.

Dia juga memperingatkan bahwa kegagalan membayar akan menunda proses perizinan.

Operasi ini menyusul pengaduan terhadap seseorang bernama “Tope” atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan perampasan/pemerasan.

Tope sebelumnya juga mengklaim bisa membantu mendapatkan OTP dari Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Provinsi, dengan ancaman penundaan jika pembayaran tidak dilakukan.

Namun, Tope kemudian menghentikan komunikasi lebih lanjut.

NBI melaporkan bahwa Julbie, yang dikaitkan dengan Tope, kemudian memberi tahu pengadu bahwa dialah yang akan menagih pembayaran tersebut.

Julbie telah diajukan untuk proses inkuisisi atas tuduhan perampasan/pemerasan.