Seorang warga Krasnodar ditangkap pada Agustus tahun lalu di wilayah Lipetsk. Ia dituduh melakukan perdagangan ilegal lebih dari 246 ribu bungkus produk tembakau.
Dilaporkan bahwa pria tersebut secara ilegal menyimpan sejumlah besar produk rokok tanpa cukai dari berbagai merek di sebuah hangar di desa Yasnaya Polyana. Peralatan dan komponen yang bisa digunakan untuk produksi barang palsu juga ditemukan di sana. Kasus pidana telah dimulai terhadap tersangka untuk produksi dan perdagangan produk tembakau secara ilegal.
Selama penyelidikan pendahuluan, ditemukan bahwa warga Krasnodar itu, tanpa lisensi yang sesuai, membeli lebih dari 246 ribu bungkus produk tembakau tanpa tanda cukai senilai lebih dari 31 juta rubel. Ia berencana menjual rokok-rokok tersebut. Peralatan yang ditemukan di hangar itu ditujukan untuk produksi filter rokok.
Selain itu, 15 warga negara asing bekerja dan tinggal di hangar tersebut dengan melanggar hukum migrasi. 24 protokol administratif dibuat untuk para migran itu.
Kasus pidana tersebut telah dikirim ke pengadilan untuk dipertimbangkan substansinya.
Baca juga: lebih dari 140 ribu bungkus rokok tanpa cukai disita di Labinsk.
Krasnodar
Krasnodar adalah kota besar di selatan Rusia, didirikan pada 1793 sebagai Yekaterinodar untuk menjadi benteng militer bagi Pasukan Kazak Laut Hitam. Namanya diganti menjadi Krasnodar (“Hadiah Merah”) pada 1920 setelah Revolusi Rusia. Saat ini, kota ini merupakan pusat ekonomi dan budaya yang dinamis untuk wilayah Kuban.
Lipetsk
Lipetsk adalah kota industri di barat Rusia, didirikan pada 1703 berdasarkan dekret Pyotr yang Agung karena penemuan mata air mineral dan deposit bijih besi. Kota ini penting secara historis sebagai salah satu pusat metalurgi pertama di negara itu dan sekarang juga dikenal sebagai resor spa dan balneologi utama.
Yasnaya Polyana
Yasnaya Polyana adalah tanah warisan leluhur penulis Rusia terkenal Leo Tolstoy, tempat ia dilahirkan, menulis mahakaryanya (termasuk *War and Peace* dan *Anna Karenina*), dan sekarang dimakamkan. Terletak di Oblast Tula, perkebunan-museum yang terpelihara ini memberikan wawasan tentang kehidupan bangsawan Rusia abad ke-19 dan filosofi Tolstoy. Tempat ini tetap menjadi situs ziarah utama bagi para penggemar sastra dari seluruh dunia.
Labinsk
Labinsk adalah sebuah kota di Krai Krasnodar, Rusia, didirikan pada 1841 sebagai stanitsa (permukiman Kazak) militer Labinskaya untuk mengamankan perbatasan kekaisaran di Kaukasus Utara. Namanya kemudian diganti dan diberikan status kota pada 1947, berkembang menjadi pusat pertanian dan industri lokal. Sejarah kota ini terkait erat dengan Pasukan Kazak Kuban dan lokasinya di sepanjang Sungai Laba.