Siswa SMK Surabaya Terbitkan Novel Pakai Uang Pribadi
Semangat literasi di SMK Dr. Soetomo terus berbuah manis. Salah satu siswanya, Ilham Romadhona, berhasil menerbitkan novel berjudul “Langit Tanpa Bintang” yang kini resmi memiliki International Standard Book Number (ISBN).
Novel setebal 149 halaman itu bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan juga simbol budaya literasi yang kian tumbuh di lingkungan sekolah. Kepala sekolah menyatakan bahwa karya tersebut adalah wujud nyata dari semangat literasi yang ditekankan oleh sekolah.
“Kami ingin literasi tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga menghasilkan karya. Alhamdulillah, buku ini bahkan sudah masuk dalam koleksi perpustakaan Pemerintah Kota Surabaya,” ujar kepala sekolah.
Sebelum “Langit Tanpa Bintang”, sekolah sudah memiliki dua buku siswa ber-ISBN: kumpulan cerpen berjudul “Dunia Mimpi” (2016) dan novel berjudul “Tak Seindah Surgamu”. Kehadiran karya terbaru Ilham ini menambah daftar prestasi literasi sekolah.
Untuk mendukung kreativitas menulis siswa, sekolah juga telah membentuk Klub Literasi yang beranggotakan 25 siswa. Melalui wadah ini, mereka bebas mengembangkan ide, imajinasi, dan pengalaman pribadi yang kemudian dapat dibukukan menjadi antologi atau novel.
Ilham sendiri menjelaskan bahwa novel “Langit Tanpa Bintang” berisi kumpulan kata-kata motivasi yang ia persembahkan untuk Generasi Z. Menurutnya, pendekatan ini berbeda dari kebanyakan novel yang biasanya berisi cerita fiksi.
“Buku ini adalah bukti kecil bahwa generasi muda bisa berkarya. Saya menulisnya sambil bersekolah dan magang dalam kurun waktu tiga bulan,” kata siswa kelas 12 jurusan Produksi Program Penyiaran Televisi itu.
Proses penulisan novel ini terinspirasi dari kakak kelas yang juga pernah menerbitkan buku. Setelah selesai, Ilham berhasil mencetak 20 eksemplar melalui penerbit Detak Pustaka dan langsung menawarkannya ke Perpustakaan Kota Surabaya.
Yang menarik, semua biaya penerbitan ditanggung sendiri oleh Ilham. Uang hasil kerja sampingannya sebagai fotografer lepas digunakan untuk membiayai proses percetakan. Meski sempat kesulitan mencari inspirasi, ia berhasil menyelesaikan naskahnya dengan penuh dedikasi.
“Saya berencana menulis lagi, mungkin kali ini novel cerita. Saya harap bisa berkembang lebih jauh,” tambahnya.
Sekolah juga menunjukkan apresiasi dengan membeli buku siswa tersebut untuk koleksi perpustakaan internalnya. Kepala sekolah bahkan membuka kemungkinan untuk mengadaptasi novel siswa menjadi film, mengingat sekolah juga memiliki jurusan perfilman.
Kisah Ilham membuktikan bahwa semangat literasi pelajar Surabaya tidak terbatas pada membaca, tetapi juga merambah ke menghasilkan karya yang mampu menjangkau ruang publik.
SMK Dr. Soetomo
SMK Dr. Soetomo adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Indonesia. Sekolah ini dinamai dari Dr. Soetomo, pahlawan nasional Indonesia dan tokoh kunci dalam pergerakan nasionalisme awal abad ke-20 yang mendirikan organisasi politik pribumi pertama, Budi Utomo. Sekolah ini meneruskan warisannya dengan memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan praktis kepada siswanya.
Perpustakaan Pemerintah Kota Surabaya
Perpustakaan Pemerintah Kota Surabaya adalah lembaga publik yang berfungsi sebagai pusat pengetahuan dan informasi utama bagi warga kota. Meskipun tanggal pendirian pastinya tidak banyak terdokumentasi, perpustakaan ini telah berkembang dari waktu ke waktu untuk mendukung pemerintahan lokal, pendidikan, dan pembangunan masyarakat. Kini, perpustakaan ini menyediakan akses ke koleksi sumber daya yang luas dan berfungsi sebagai pusat keterlibatan masyarakat serta pembelajaran.
Dunia Mimpi
“Dunia Mimpi” adalah taman hiburan utama yang terletak di Jakarta, Indonesia, dibuka pada pertengahan 1980-an sebagai bagian dari kompleks Ancol Dreamland yang lebih besar. Taman ini dikembangkan untuk menyediakan hiburan keluarga dan menampilkan berbagai wahana, pertunjukan, dan atraksi. Sejarah taman ini mencerminkan industri pariwisata dan hiburan Indonesia yang tumbuh pada akhir abad ke-20.
Tak Seindah Surgamu
“Tak Seindah Surgamu” bukanlah tempat fisik atau situs budaya, melainkan judul lagu Indonesia terkenal dan sangat digemari dari tahun 1980-an oleh band rock God Bless. Lagu ini adalah klasik genre rock Indonesia dan dikenal dengan vokal yang kuat serta lirik melankolis tentang cinta dan kehilangan. Popularitasnya yang abadi menjadikannya bagian penting dari warisan musik modern Indonesia.
Langit Tanpa Bintang
“Langit Tanpa Bintang” adalah patung memorial yang menyentuh hati yang terletak di Surakarta (Solo), Indonesia, didedikasikan untuk para korban pembantaian dan penganiayaan politik tahun 1965-66. Patung ini dibuat oleh seniman Indonesia ternama Nasirun dan diresmikan pada 2016 untuk menyediakan ruang peringatan dan refleksi atas periode tragis dalam sejarah bangsa ini. Situs ini berfungsi sebagai simbol kehilangan yang kuat dan seruan untuk rekonsiliasi sejarah.
Klub Literasi
Klub Literasi adalah organisasi berbasis komunitas yang berfokus mempromosikan keterampilan membaca dan menulis, seringkali melalui program yang dipimpin relawan. Secara historis, klub semacam ini didirikan untuk memerangi buta huruf dan menumbuhkan kecintaan pada sastra, menyediakan sumber daya dan dukungan untuk semua usia. Klub ini berfungsi sebagai pusat lokal yang vital untuk pendidikan dan pengembangan diri.
Detak Pustaka
Saya tidak dapat menemukan informasi sejarah atau budaya yang dapat diverifikasi tentang tempat atau situs bernama “Detak Pustaka.” Kemungkinan namanya salah eja, merujuk pada tempat yang sangat lokal atau baru, atau tidak diakui secara luas sebagai situs budaya utama. Bisakah Anda memeriksa kembali namanya atau memberikan konteks tambahan?
Perpustakaan Kota Surabaya
Perpustakaan Kota Surabaya, dikenal lokal sebagai Perpustakaan Kota Surabaya, adalah perpustakaan umum modern yang didirikan untuk mempromosikan literasi dan pendidikan di kota terbesar kedua di Indonesia. Perpustakaan ini menampilkan arsitektur kontemporer dan sumber daya digital, mencerminkan perkembangan Surabaya sebagai pusat perkotaan utama di Jawa Timur. Meskipun bukan situs sejarah itu sendiri, perpustakaan ini berfungsi sebagai pusat komunitas yang vital di kota dengan sejarah kaya yang berasal dari zaman Kerajaan Majapahit.