Tiga puluh sembilan orang menjalani operasi katarak dengan bantuan GMA Kapuso Foundation dan Buddhist Tzu Chi Medical Foundation Filipina.
Awalnya, kelompok yang lebih besar menjalani skrining, tetapi 39 orang yang menerima operasi adalah mereka yang lulus tes laboratorium yang diperlukan dan mendapatkan izin kardiopulmoner.
Seorang dokter dari Philippine Heart Association menekankan pentingnya lulus tes medis dan mendapatkan izin sebelum operasi apa pun. “Aman untuk menjalani operasi selama ahli jantung Anda memberikan izin,” kata dokter tersebut.
Salah satu penerima manfaat, Cecilia Silva, kini dapat melihat dengan jelas. “Sebelumnya, saya hampir tidak bisa bergerak. Saya bersyukur kepada semua yang membantu saya karena saya bisa melihat lagi.”
Penerima manfaat berasal dari daerah yang sangat terdampak Topan Carina dan Eateng, termasuk Marikina, Pililia di Rizal, dan Montalban.
Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, menyebabkan penglihatan kabur. Gejalanya meliputi penglihatan redup atau berkabut, sensitivitas cahaya, warna yang memudar, penglihatan ganda, dan kesulitan melihat di malam hari.
Penerima manfaat lainnya, Avelina Jamilla, berbagi bahwa dia telah kehilangan harapan untuk mendapatkan penglihatan yang jelas lagi sampai mendengar tentang program ini di radio. “Itu memberi saya harapan baru,” katanya.
Seorang direktur medis dari Tzu Chi menjelaskan, “Ini sangat membantu mereka untuk mengetahui di mana konsultasi tersedia dan langkah apa yang harus diambil.”
Mereka yang tertarik untuk mendukung inisiatif GMA Kapuso Foundation dapat menyumbang melalui berbagai bank dan platform online. Detail lebih lanjut tersedia di situs web yayasan.
GMA Kapuso Foundation
GMA Kapuso Foundation adalah lengan sosial-kemasyarakatan dari GMA Network, perusahaan media besar Filipina, yang didirikan pada 1991 untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan program pengembangan komunitas. Fokusnya pada pendidikan, layanan kesehatan, bantuan bencana, dan proyek mata pencaharian, membantu komunitas kurang terlayani di seluruh Filipina. Yayasan ini mencerminkan komitmen GMA terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, sering memobilisasi sumber daya dan dukungan selebritas untuk memperkuat dampaknya.
Buddhist Tzu Chi Medical Foundation
Buddhist Tzu Chi Medical Foundation adalah organisasi kemanusiaan yang didirikan pada 1972 oleh Master Cheng Yen di Taiwan, berakar pada prinsip kasih sayang dan pelayanan dalam Buddhisme. Organisasi ini memberikan perawatan medis gratis kepada komunitas kurang terlayani di seluruh dunia, mengoperasikan rumah sakit, klinik, dan program bantuan bencana. Yayasan ini mengintegrasikan nilai-nilai Buddha dengan layanan kesehatan modern, menekankan penyembuhan holistik dan sukarelawan.
Philippine Heart Association
Philippine Heart Association (PHA) adalah organisasi medis profesional yang didirikan pada 1950, berdedikasi untuk memajukan kesehatan kardiovaskular di Filipina. Organisasi ini mempromosikan penelitian, pendidikan, dan kesadaran publik tentang penyakit jantung, serta berkolaborasi dengan badan kesehatan lokal dan internasional. Selama beberapa dekade, PHA telah memainkan peran kunci dalam meningkatkan perawatan dan program pencegahan penyakit jantung di seluruh negeri.
Marikina
Marikina, sebuah kota di Metro Manila, Filipina, terkenal sebagai “Ibu Kota Sepatu Filipina” karena sejarahnya yang kaya dalam pembuatan alas kaki, yang berasal dari abad ke-19. Kota ini adalah rumah bagi Marikina Shoe Museum, yang memamerkan ribuan sepatu, termasuk milik mantan Ibu Negara Imelda Marcos. Kota ini juga memiliki situs warisan yang terpelihara dengan baik, seperti Gedung Kapitan Moy, dan diakui karena lingkungannya yang bersih dan perencanaan kotanya.
Pililia
Pililia adalah kota kecil di provinsi Rizal, Filipina, terkenal dengan pemandangan indahnya ke Laguna de Bay dan pegunungan Sierra Madre. Secara historis, kota ini didirikan sebagai *visita* (kapel misi) di bawah paroki Morong pada 1583 dan menjadi munisipalitas independen pada 1900 selama periode kolonial Amerika. Saat ini, kota ini menarik pengunjung karena pesona pedesaannya, ladang angin, dan kedekatannya dengan destinasi alam seperti Maysawa Circuit Trail.
Rizal
Dr. José Rizal adalah pahlawan nasional Filipina, dikenal karena tulisannya dan advokasi untuk reformasi selama pemerintahan kolonial Spanyol. Monumen Rizal di Manila, dibangun pada 1913, menghormati eksekusinya pada 1896 dan melambangkan perjuangan negara untuk kemerdekaan. Warisannya juga dilestarikan di situs-situs seperti Rizal Park dan kota kelahirannya di Calamba, Laguna, di mana rumah masa kecilnya sekarang menjadi museum.
Montalban
Montalban, secara resmi dikenal sebagai Rodriguez, adalah munisipalitas di provinsi Rizal, Filipina. Kota ini dikenal karena lanskapnya yang indah, termasuk Wawa Dam dan Montalban Gorge, yang menawarkan aktivitas luar ruangan seperti hiking dan eksplorasi sungai. Secara historis, daerah ini adalah situs penting selama Revolusi Filipina melawan pemerintahan kolonial Spanyol dan kemudian menjadi tempat perlindungan bagi gerilyawan selama Perang Dunia II. Saat ini, kota ini memadukan keindahan alam dengan warisan budaya.
Topan Carina dan Eateng
“Topan Carina dan Eateng” bukanlah situs budaya, tetapi siklon tropis yang berdampak pada wilayah di Asia Timur. Topan Carina (2016) membawa hujan lebat dan banjir ke Filipina dan Taiwan, sementara Topan Eateng (2012) menyebabkan kerusakan signifikan di Tiongkok, khususnya di provinsi Jiangxi. Kedua badai ini dikenang karena kekuatan destruktifnya dan upaya kemanusiaan yang dihasilkan.