Persib Bandung pasti akan kehilangan tiga pemain kunci saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan liga 2025/26, Minggu.
Beckham Putra, Berguinho, dan Alfreanda Dewangga terpaksa absen karena cedera ringan.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelaskan ketiganya tidak bisa dibawa ke Yogyakarta untuk memulihkan kondisi.
Namun, cedera yang dialami ketiga pemain ini tidak serius.
“Mereka cedera ringan, termasuk Dewangga yang mengalami masalah saat latihan. Itu sebabnya mereka tidak ikut. Tapi tidak ada yang serius, saya yakin mereka bisa bermain lagi di laga berikutnya,” kata Bojan Hodak.
Selain soal pemain yang absen, Bojan Hodak juga menanggapi ekspektasi tinggi dari Bobotoh yang ingin timnya pulang membawa kemenangan, bukan sekadar oleh-oleh khas Yogyakarta.
“Bobotoh selalu memberi dukungan penuh. Makanya, ke mana pun kami pergi, targetnya harus menang. Tapi penting diingat, setelah Persib juara liga dua kali berturut-turut, setiap tim ingin mengalahkan kami. Mereka akan bertarung tiga ratus persen saat menghadapi Persib,” ujarnya.
Menurut Bojan Hodak, situasi ini normal dalam sepak bola. Tim juara selalu menghadapi tantangan lebih berat di musim berikutnya.
Karena itu, fokus dan konsistensi adalah kunci bagi Persib Bandung untuk tetap kompetitif di papan atas.
“Kami tahu tantangan akan semakin berat setelah mengumpulkan dua atau tiga trofi. Itu wajar. Yang terpenting kami harus tetap fokus dan berusaha meraih hasil positif di setiap laga,” tegasnya.
Dengan skuad yang ada, Persib Bandung optimistis bisa tampil solid meski tanpa beberapa pemain kunci saat menghadapi PSIM Yogyakarta.

Gelandang Persib Bandung, Luciano Guaycochea, menyatakan timnya siap menghadapi laga kontra PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/26, Minggu siang.
Persib Bandung optimistis bisa bangkit setelah menelan kekalahan di laga sebelumnya.
“Seperti yang dikatakan pelatih, persiapan kami berjalan baik. Kami berlatih dengan fokus sepanjang pekan. Kami tahu kalah di laga terakhir, tapi kami adalah Persib. Kami tim yang selalu diharapkan tampil bagus dan berharap dapat hasil positif,” kata Guaycochea.
Guaycochea juga menyoroti persaingan ketat di liga musim ini.
Ia menyadari status Persib Bandung sebagai juara bertahan dua musim membuat setiap lawan lebih bersemangat saat menghadapi mereka.
“Soal liga, setiap laga terasa sulit bagi semua tim. Setelah Persib juara dua tahun berturut-turut, setiap lawan ingin mengalahkan kami. Mereka bermain tiga ratus persen saat lawan Persib,” ujarnya.
Meski begitu, gelandang asal Argentina itu yakin timnya bisa terus bersaing di puncak.
Baginya, yang terpenting saat ini adalah fokus pada laga melawan PSIM Yogyakarta dan membawa pulang kemenangan.
“Kami tentu harus mendorong diri lebih keras lagi. Harapan saya, kami bisa menang di laga mendatang, karena itulah yang paling penting,” kata Guaycochea.
Dengan semangat juang tinggi, Persib Bandung diyakini tetap solid meski menghadapi tekanan besar dari lawan dan ekspektasi pendukung setianya, Bobotoh.