Gelandang Persib Bandung, Luciano Guaycochea, menyatakan timnya siap menghadapi laga kontra PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/26, Minggu siang nanti.

Dia optimistis timnya bisa bangkit setelah menelan kekalahan di pertandingan sebelumnya.

“Seperti yang dikatakan pelatih, persiapan kami berjalan baik. Kami sudah berlatih dengan fokus sepanjang pekan. Kami tahu kalah di laga terakhir, tapi kami adalah Persib. Kami tim yang selalu dituntut untuk tampil bagus dan kami berharap bisa meraih hasil positif,” ujarnya.

Dia juga menyoroti persaingan ketat di liga musim ini.

Dia sadar status Persib sebagai juara bertahan dua musim beruntun membuat setiap lawan lebih bersemangat saat menghadapi mereka.

“Soal liga, setiap pertandingan terasa sulit bagi semua tim. Setelah Persib jadi juara dua tahun berturut-turut, setiap lawan ingin mengalahkan kami. Mereka bermain tiga ratus persen saat menghadapi Persib,” tegasnya.

Meski begitu, gelandang asal Argentina itu yakin timnya bisa terus bersaing di puncak.

Baginya, yang terpenting saat ini adalah fokus pada laga melawan PSIM Yogyakarta dan membawa pulang kemenangan.

“Kami tentu harus mendorong diri lebih keras lagi. Harapan saya, di pertandingan nanti kami bisa menang, karena itulah yang paling penting,” kata Guaycochea.

Dengan semangat juang tinggi, tim ini diyakini tetap solid meski menghadapi tekanan besar dari lawan dan ekspektasi pendukung setianya, Bobotoh.

Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) adalah stadion sepak bola modern di Bandung, Indonesia, yang diresmikan tahun 2013. Namanya, yang berarti “Stadion Gelora Bandung Lautan Api”, menghormati peristiwa bersejarah tahun 1946 saat rakyat membakar sebagian kota sebagai bentuk perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda. Stadion ini menjadi kandang bagi klub sepak bola lokal yang populer, Persib Bandung.