Benghazi – Komite parlemen yang dibentuk berdasarkan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai bekerja pada hari Minggu. Komite ini diketuai oleh Wakil Ketua Kedua Dewan, dengan seluruh anggotanya hadir.

Tugas komite adalah berkomunikasi dengan Gubernur Bank Sentral Libya, Dewan Direksi Bank, dan semua pihak terkait untuk menyelidiki penyebab krisis moneter yang dihadapi negara, masalah kelangkaan likuiditas, fluktuasi nilai tukar, serta bekerja untuk memastikan pembayaran gaji pegawai negeri secara teratur.

Komite menegaskan bahwa kerjanya berada dalam kerangka komitmen DPR untuk mengatasi ketidakseimbangan keuangan dan moneter, yang akan membantu meringankan beban ekonomi warga dan mencapai stabilitas keuangan.

349111

Benghazi

Benghazi adalah kota utama di Libya timur, yang secara historis berperan sebagai pusat ekonomi dan budaya penting. Kota ini memainkan peran menonjol dalam revolusi Libya 2011 dan memiliki akar sejarah kuno, didirikan sebagai koloni Yunani Euesperides pada abad ke-6 SM. Saat ini, Benghazi tetap menjadi kota pelabuhan vital, meskipun telah menghadapi kerusakan dan konflik signifikan dalam beberapa dekade terakhir.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Libya adalah salah satu badan legislatif utama negara itu. Dalam konteks Libya pasca-2011, DPR sering kali merujuk pada badan yang berbasis di Tobruk dan diakui secara internasional, yang bersaing dengan pemerintahan lain di Tripoli. Perannya mencakup legislasi dan pengawasan, meskipun operasinya sangat dipengaruhi oleh konflik dan perpecahan politik di negara tersebut.

Bank Sentral Libya

Bank Sentral Libya adalah otoritas moneter utama negara, awalnya didirikan pada tahun 1956 sebagai Bank Nasional Libya. Namanya kemudian diubah pada tahun 1963. Bank ini memainkan peran kritis, meski sering diperdebatkan, dalam mengelola keuangan negara dan mata uang melalui masa kerajaan, era Gaddafi, dan periode konflik pasca-2011.