Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin PT PLN Indonesia Power membuka peluang luas bagi Pemerintah Kabupaten Tapteng dan Pemerintah Kota Sibolga untuk memanfaatkan limbah fly ash dan bottom ash (Faba).
Peluang ini dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan kedua daerah tersebut.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan pemulihan pascabencana.
PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin bersama Pemerintah Kabupaten Tapteng dan Pemerintah Kota Sibolga berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi guna mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Penandatanganan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Tapteng berlangsung di Kantor Bupati Tapteng.
Sedangkan penandatanganan MoU dengan Pemerintah Kota Sibolga dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota Sibolga.
Faba yang dihasilkan dari operasi Pembangkit Listrik Labuhan Angin memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan infrastruktur daerah, terutama pasca banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Melalui kerja sama ini, diharapkan pemanfaatan Faba dapat sesuai regulasi, aman bagi lingkungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rencananya, Faba akan dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi pengganti sebagian semen, untuk pembuatan batako, paving block, dan berbagai produk konstruksi lainnya.
Lebih lanjut, Faba juga dapat dimanfaatkan sebagai lapisan subbase dalam pembangunan dan perbaikan jalan.
Paving block berbahan Faba juga bisa digunakan untuk normalisasi dan rehabilitasi bangunan fasilitas umum, seperti sekolah, rumah ibadah, dan sarana publik lainnya, sehingga mendukung percepatan pemulihan infrastruktur daerah.
Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen mendukung pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab dan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Melalui pemanfaatan FABA ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah sekaligus mendukung pemulihan infrastruktur pascabencana.