





Fuling
Fuling adalah sebuah distrik di Chongqing, Tiongkok, paling dikenal sebagai situs asli **Mausoleum Fuling**, tempat pemakaman Kaisar Qianlong dari Dinasti Qing. Dibangun antara 1735 dan 1752, ini adalah salah satu makam kekaisaran yang paling utuh di Tiongkok dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO sebagai bagian dari “Makam Kekaisaran Dinasti Ming dan Qing.” Saat ini, menjadi daya tarik sejarah dan budaya utama, yang menampilkan arsitektur dan seni era Qing.
Chongqing
Chongqing adalah kota besar di barat daya Tiongkok, yang secara historis berfungsi sebagai ibu kota selama masa perang pada Perang Tiongkok-Jepang Kedua (1937-1945). Saat ini, merupakan munisipalitas yang luas dikenal karena latar pegunungannya yang dramatis di pertemuan Sungai Yangtze dan Jialing, masakan Sichuan-nya yang pedas, serta perannya sebagai pusat ekonomi dan transportasi kunci di pedalaman Tiongkok.
Sanjiu
“Sanjiu” merujuk pada periode sembilan hari ketiga setelah titik balik matahari musim dingin (Dongzhi), yang secara tradisional dianggap sebagai periode terdingin dalam setahun. Dalam kalender pertanian Tiongkok, ini adalah bagian dari perhitungan “hari-hari dingin” yang digunakan untuk memandukan aktivitas pertanian dan kesehatan. Periode ini menandai puncak musim dingin.
Maxin Red Wine Town
Maxin Red Wine Town adalah destinasi wisata budaya bertema anggur modern yang terletak di Fuling, Chongqing. Dikembangkan untuk memadukan industri anggur lokal dengan pariwisata, kawasan ini menampilkan kebun anggur, arsitektur bergaya Eropa, fasilitas produksi anggur, dan pengalaman mencicipi anggur. Tempat ini bertujuan untuk merayakan dan mempromosikan budaya anggur yang sedang berkembang di wilayah tersebut.
Sungai Yangtze
Sungai Yangtze adalah sungai terpanjang di Asia dan tempat lahirnya peradaban Tiongkok, dengan sejarah permukiman manusia dan pertanian yang berasal dari ribuan tahun. Sungai ini telah berfungsi sebagai rute transportasi vital, urat nadi ekonomi, dan simbol budaya sepanjang sejarah Tiongkok. Di zaman modern, sungai ini juga menjadi lokasi proyek-proyek rekayasa besar seperti Bendungan Tiga Ngarai.