Jakarta –
Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan 716 orang menjadi korban akibat unjuk rasa yang terjadi di ibu kota dalam beberapa hari terakhir. Dia menyatakan biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Ada 716 orang yang menjadi korban unjuk rasa, dan seluruh biaya untuk lebih dari 700 orang itu ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta,” kata Pramono usai rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Balai Kota Jakarta.
Pramono tidak merinci soal para korban, tetapi memastikan seluruh biaya pengobatan dan perawatan kesehatan akan ditanggung pemerintah.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya menyatakan pihaknya telah menangkap 1.240 orang terkait kerusuhan di Jakarta. Dia mengatakan yang ditangkap berasal dari luar Jakarta.
“Kita perlu sampaikan bahwa sampai saat ini, Polda Metro Jaya dari awal kejadian sampai saat ini sudah menangkap kurang lebih 1.240 orang, yang berasal dari daerah luar Jakarta, ada yang dari Jawa Barat, ada yang dari Jawa, ada yang dari Banten,” ujar Kapolda di Balai Kota.
Dia mengatakan pihaknya juga telah mendeteksi pelaku terkait kasus penjarahan dan perusakan fasilitas umum di Jakarta. Dia menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk segera memprosesnya secara hukum.
“Dan untuk yang melakukan perusakan atau penjarahan, kita sudah mendeteksinya, kita tinggal menunggu untuk melakukan tindakan tegas, penangkapan, doakan saja semuanya lancar. Untuk jumlahnya, nanti kita umumkan karena teknis tim kita masih bekerja dan mudah-mudahan ke depan kondisi ini tetap kondusif,” jelasnya.
Kapolda mengatakan bersama Pangdam Jaya telah mendapat instruksi untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku perusakan dan aksi anarkis. Dia berharap Jakarta semakin damai.
“Untuk yang menyampaikan pendapat secara damai, itu tidak bermasalah, tidak masalah. Mudah-mudahan ke depan kota Jakarta akan semakin aman dan damai,” ujarnya.
Tonton juga video ‘716 Orang Korban Demo Jakarta, Biaya Perawatan Ditanggung Pemprov’ di sini: