Pagi ini, pemerintah kota menggelar konferensi pers untuk Shanghai Urban Space Art Season (Musim Seni Ruang Kota Shanghai) 2025. Persiapan untuk acara tersebut diperkenalkan, serta informasi tentang transformasi digital tata kelola ruang wilayah nasional dibagikan. Para pejabat hadir dalam konferensi pers dan menjawab pertanyaan.
(1)
I. Konsep dan Praktik Shanghai Urban Space Art Season
Shanghai Urban Space Art Season adalah proyek kolaboratif yang diadakan dua tahunan sejak 2015, dengan lima edisi sukses hingga saat ini. Edisi-edisi sebelumnya berpegang pada filosofi inti “menghidupkan kota melalui budaya dan membangun kota melalui seni.” Melalui capaian kunci seperti “pembaruan perkotaan” dan “lingkaran kehidupan komunitas 15 menit,” serta kasus praktis teladan seperti Xuhui West Bund dan Yangpu Riverside, acara ini telah menunjukkan secara hidup eksplorasi aktif Shanghai terhadap transformasi dan peningkatan kualitas perkotaan, menyediakan narasi yang hidup untuk membangun “kota rakyat” dan mencapai pembangunan berkualitas lebih tinggi.
Saat ini, Shanghai sedang mempercepat pembangunan pusat inovasi teknologi yang berpengaruh global. Memberdayakan tata kelola ruang kota megapolitan dengan kecerdasan buatan adalah langkah inovatif untuk secara proaktif beradaptasi dengan iterasi teknologi. Pada 13 Desember tahun lalu, “Quantum City Spacetime Innovation Base” diresmikan di Pulau Fuxing, bergerak mantap menuju tujuan membangun “pulau digital-cerdas, pulau desain seni, dan pulau kota rakyat.”
Dalam latar belakang ini, Shanghai Urban Space Art Season tahun ini memilih tema “Kota Kuantum · Menghidupkan Masa Depan,” dengan area pameran utama terletak di Pulau Fuxing. Tujuannya adalah mengeksplorasi paradigma baru “AI + tata kelola ruang” melalui integrasi mendalam teknologi, seni, dan ruang, memimpin kota menuju masa depan dengan kecanggihan teknologi dan kualitas estetika yang lebih besar.
II. Rangkaian Acara untuk Edisi Shanghai Urban Space Art Season Ini
Shanghai Urban Space Art Season 2025 akan dibuka pada 30 September dan ditutup pada 13 Desember. Edisi ini diselenggarakan bersama oleh beberapa biro kota dan Pemerintah Distrik Yangpu. Mengandalkan model area pameran “1+16”, acara akan menciptakan “karnaval” seni ruang kota dengan ciri profesional sekaligus partisipasi publik.
Angka “1” merujuk pada satu area pameran utama yang terletak di kawasan Taman Galangan Kapal Pulau Fuxing. Melalui kreasi ruang, implantasi artistik, tampilan teknologi, dan pertunjukan, area ini akan menyoroti empat fitur utama: pertama, menginterpretasi “Kota Kuantum” dengan menerapkan teknologi AI untuk menunjukkan visi masa depan tata kelola cerdas; kedua, menciptakan ruang yang khas dengan memberdayakan pembaruan kota melalui desain artistik di atas dasar mempertahankan estetika siber industri, mengembangkan adegan spesial seperti Revival Square, Revival Axis, dan Waterfront Market; ketiga, memperkenalkan beragam kegiatan dengan berkolaborasi bersama IP terkenal seperti Shanghai Tourism Festival, Citizen Culture Festival, International Light Festival Kedua, dan Bilibili untuk mendorong integrasi budaya, pariwisata, perdagangan, olahraga, dan pameran; keempat, mengakumulasi hasil kreatif dengan mengumpulkan desainer dan seniman domestik dan internasional untuk kreasi langsung, mengubah area pameran menjadi tujuan rekreasi warga dan landmark perkotaan baru.
Selain itu, edisi Musim Seni Ruang ini telah menyiapkan 16 sub-tempat, termasuk Blok Inovasi Teknologi Xuhui Riverside, “Ji Art Space” Zhangjiang Pudong, dan Desa Nomaden Digital Kota Caojing Jinshan. Tempat-tempat ini mencakup berbagai tipe seperti blok inovasi teknologi, komunitas cerdas, tempat digital, dan lanskap pedesaan bergaya Jiangnan, secara komprehensif memamerkan capaian praktis inovatif seni ruang dalam pembangunan kota dari berbagai perspektif.
Shanghai Urban Space Art Season 2025 bukan hanya “saling meningkatkan” teknologi dan seni, tetapi juga “pencarian dua arah” antara kota dan masa depan. Semua diundang untuk berpartisipasi aktif dan merasakan vitalitas dan pesona seni ruang kota Shanghai!
(2)
Dalam proses memajukan modernisasi bergaya Cina di era baru, pentingnya besar diberikan pada pemberdayaan pembangunan dan pendorongan transformasi melalui digitalisasi. Pada 2023, diusulkan dalam Konferensi Perlindungan Lingkungan Ekologis Nasional untuk “membangun sistem tata kelola digital untuk Cina yang Indah dan menciptakan peradaban ekologis digital yang hijau dan cerdas.” Konferensi Kerja Perkotaan Pusat yang baru-baru ini diadakan lebih lanjut memperjelas bahwa kota rakyat modern harus “inovatif, layak huni, indah, tangguh, beradab, dan cerdas.”
Kementerian Sumber Daya Alam diberi dua tanggung jawab kesatuan: secara seragam melaksanakan kepemilikan semua aset sumber daya alam milik seluruh rakyat, dan secara seragam melaksanakan kendali atas penggunaan seluruh ruang wilayah nasional serta perlindungan dan restorasi ekologis. Selama bertahun-tahun, memanfaatkan kemampuan survei, pemetaan, dan pemantauan dasar komprehensif yang mencakup “darat, laut, udara, dan angkasa,” Kementerian telah menggunakan cara-cara digital untuk membangun berbagai platform dan sistem informasi