Pada pagi hari tanggal 1, seorang perempuan dan seorang anak laki-laki ditemukan tewas di sebuah kamar apartemen di Kota Okazaki, Prefektur Aichi. Keduanya diduga merupakan ibu dan anak. Polisi sedang menyelidiki kemungkinan kasus bunuh diri setelah membunuh (murder-suicide).

Menurut keterangan pihak kepolisian dan pemadam kebakaran, sekitar pukul 09.00 tanggal 1, sebuah laporan diterima polisi dari pegawai instansi pemerintah yang menyatakan, “Kami menerima email dari seorang penghuni yang mengisyaratkan bunuh diri, jadi mohon periksa lokasinya.”

Saat petugas polisi bergegas ke lokasi, mereka menemukan seorang anak laki-laki berusia sekitar 2-3 tahun terbaring di atas futon, dan seorang perempuan berusia 30-an tahun menggantung lehernya. Keduanya telah meninggal dunia.

Kamar tersebut terkunci dari dalam, dan pintu masuknya dikunci dengan rantai pengaman. Keduanya diduga merupakan ibu dan anak. Berdasarkan situasi di lokasi, polisi sedang menyelidiki penyebab kematian dan detail lainnya, dengan mempertimbangkan kemungkinan bunuh diri setelah membunuh.

Kota Okazaki

Kota Okazaki adalah kota bersejarah di Prefektur Aichi, Jepang, yang paling dikenal sebagai tempat kelahiran Tokugawa Ieyasu, pendiri Keshogunan Tokugawa. Situs budayanya yang utama adalah Kastil Okazaki yang dibangun kembali, yang menampilkan museum yang didedikasikan untuk sejarah samurai kota dan klan Tokugawa yang berpengaruh.

Prefektur Aichi

Prefektur Aichi adalah pusat industri dan budaya utama di Jepang tengah, yang secara historis merupakan bagian dari domain Owari dan Mikawa. Ini adalah rumah bagi Kastil Nagoya bersejarah, dibangun pada awal abad ke-17, dan merupakan tempat kelahiran Tiga Pemersatu Jepang. Saat ini, Aichi adalah pusat manufaktur global dan terkenal sebagai markas besar Toyota Motor Corporation.

Kantor Polisi Okazaki

Kantor Polisi Okazaki adalah fasilitas penegak hukum modern yang terletak di Okazaki, Prefektur Aichi, Jepang. Ini berfungsi sebagai kantor polisi utama untuk kota, yang secara historis signifikan sebagai tempat kelahiran Tokugawa Ieyasu, pendiri Keshogunan Tokugawa. Meskipun kantor itu sendiri tidak memiliki warisan sejarah yang panjang, ia beroperasi di wilayah yang sangat terhubung dengan sejarah samurai dan feodal Jepang.