Andi Eigenmann mengunggah postingan di Instagram untuk memperingati 11 tahun meninggalnya ayahnya, Mark Gil.

Setelah membagikan ulang foto dari saudara tirinya, wanita yang tinggal di Siargao itu mengakhiri peringatannya dengan foto lama mereka berdua dan menuliskan renungan tentang rasa duka.

Menurut Andi, meski dirinya sudah lebih “terbiasa” membawa rasa duka atas kepergian ayahnya, bukan berarti hal itu menjadi lebih mudah.

“Bahkan, terkadang terasa semakin berat. Karena semakin lama hidupku berjalan, momen-momen yang kami bagi seolah menyusut menjadi fragmen kecil dari seluruh hidupku. Dan itulah yang membuatku hancur,” tulis Andi.

“Semakin aku dewasa, momen yang pernah kulewati bersamanya tidak ikut tumbuh bersamaku. Momen itu tetap sama,” lanjutnya. Dia mengatakan ada begitu banyak hal baru—pencapaian dan kemenangan dalam hidupnya—yang dia harap bisa disaksikan ayahnya, termasuk dan mungkin yang paling penting, “cucu-cucunya, yang aku yakin akan membuatnya sangat bangga.”

Merenungkan kenangan dan kekuatannya, Andi mengatakan beberapa momen spesial bersama ayahnya itu “tetap menjadi harta karunku yang paling berharga.”

“Kedukaan punya caranya sendiri untuk mengajarkan kita betapa cinta bisa tetap hidup, bahkan ketika seseorang telah pergi,” ujarnya.

Mark Gil didiagnosis sirosis hati pada 2012 dan memutuskan untuk tidak menjalani pengobatan. Ia meninggal 11 tahun lalu, pada 1 September 2014, di usia 52 tahun.

Instagram

Instagram adalah platform media sosial dan layanan berbagi foto populer yang diluncurkan pada 2010, yang memungkinkan pengguna mengedit dan mengunggah gambar serta video pendek. Dibuat oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger, platform ini berkembang pesat menjadi pusat budaya utama untuk komunikasi visual, personal branding, dan pemasaran digital sebelum diakuisisi oleh Facebook (kini Meta) pada 2012.

Siargao

Siargao adalah sebuah pulau berbentuk air mata di Filipina, terkenal di seluruh dunia sebagai destinasi selancar utama, khususnya untuk ombak terkenalnya Cloud 9. Secara historis merupakan pulau perikanan dan pertanian yang tenang, reputasi internasionalnya mulai tumbuh pada akhir 1980-an dan 1990-an setelah para peselancar menemukan ombaknya yang spektakuler. Kini, Siargao adalah pusat pariwisata utama yang masih mempertahankan pesona pulau yang santai dan lanskap alamnya yang hijau.