Bupati Tangerang meminta semua pihak, khususnya pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, untuk sensitif dalam menyikapi perkembangan nasional terkini dengan menjaga ucapan dan tindakan.
“Kita semua adalah abdi masyarakat, jadi harus hati-hati. Jaga ucapan, sikap, dan perbuatan. Kita semua harus memberi contoh bagi masyarakat, bekerja sesuai tugas dan fungsi, serta berlandaskan aturan dan norma yang berlaku,” tegasnya saat memimpin apel pagi Senin di Lapangan Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Ia menekankan pentingnya introspeksi diri bagi ASN sebagai pelayan masyarakat. Karena ASN digaji dan diberi kesejahteraan oleh rakyat, kewajiban utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik.
“Jangan tunjukkan sikap kekanak-kanakan dan kurang pemahaman terhadap tugas dan fungsi. Jika ada rekan yang lupa atau lalai, saling ingatkan dan perbaiki bersama. Masyarakat membutuhkan pelayanan kita,” imbaunya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa berdoa agar bangsa Indonesia dijauhkan dari segala musibah dan menjaga stabilitas di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Situasi dan kondisi yang sedang berkembang tentu menjadi keprihatinan kita bersama. Mari kita semua berdoa agar kejadian serupa tidak terulang lagi, khususnya di Kabupaten Tangerang tercinta ini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga meluncurkan program MMR (Membawa dan Memastikan Rakyat Sehat) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang serta menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Kesehatan PBI APBD.
Program MMR ini merupakan program untuk mengaktifkan keanggotaan BPJS Kesehatan PBI Kabupaten Tangerang secara langsung di Puskesmas.
“Program ini bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan ke masyarakat, salah satunya melalui kemudahan aktivasi keanggotaan BPJS PBI langsung di puskesmas tanpa harus datang ke kantor,” jelasnya.
