Resepsi Pernikahan Generasi Z Viral Sajikan Mi Instan dan Kopi Es Kekinian
Bekasi –
Pasangan ini viral karena menggelar resepsi pernikahan dengan konsep unik khas Gen Z. Mereka menyajikan jajanan populer seperti mi instan, crepes, dan kopi kekinian yang biasa ditemui di mall atau kafe.
Dalam video yang diunggah, suasana resepsi pernikahan terlihat dipenuhi berbagai booth makanan yang menarik. Salah satunya adalah booth mi instan siap saji.
“Cek booth jajanannya di pernikahan Gen Z,” bunyi keterangan unggahan.
Gen Z selalu punya ide! Yuk intip booth jajan seru di pernikahan Devina & Steven👀🤍
Ada juga booth crepes, yang biasanya ramai di pusat perbelanjaan. Booth crepes itu kini hadir menjamu tamu undangan di pernikahan Gen-Z ini.
“Warmindo (Warung Indomie) Makan Indomie di coffee shop❎ Makan Indomie di wedding✅,” tulis keterangan video.
Hidangan yang disajikan di pernikahan itu membuat para tamu antusias dan mengantre. Tak ketinggalan, Calf Coffee juga turut meramaikan dengan menyajikan kopi dan minuman susu ala coffee bar.
“D’crepes. Biasanya ngantre di mall, sekarang ngantre di wedding,” tulisnya.
“Calf Coffee. Bukan kopi buat begadang, kali ini buat resepsi nikah,” jelas deskripsi video.
“Gen Z selalu punya ide! Yuk intip booth jajan seru di pernikahan Devina & Steven👀🤍,” tulis deskripsi video.
Konfirmasi
“Jadi itu pernikahan salah satu klien kami, Devina & Steven, yang ternyata mengusung konsep garden party dengan banyak elemen seru lainnya,” ujar seorang sumber.
Pernikahan pasangan Devina dan Steven digelar pada Sabtu di The Samasta, Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat. Mengusung konsep garden party yang santai namun meriah, acara itu diisi dengan elemen unik seperti berbagai booth makanan kekinian dari warmindo (warung Indomie), D’Crepes, hingga kopi Calf.
“Ada banyak bagian yang menurut saya unik, seperti berbagai booth pernikahan dari beberapa brand yang jarang ada di wedding, Warmindo / booth Indomie, D’crepes, Calf coffee,” jelas mereka.
Booth Jajan Pernikahan Gen Z yang Viral
Tak hanya itu, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai permainan seru khas lomba 17-an, yang membuat suasana semakin meriah.
“Selain itu, rangkaian acara juga ada games yang mengusung tema seperti lomba 17-an, misalnya lomba memakai sarung dengan balon di kepala yang tidak boleh jatuh menyentuh tanah, kemudian lomba mengambil bola dari dalam kotak yang diikat di belakang pinggang, lomba menyuapi teman dengan mata tertutup, dan juga flashmob atau free dance di akhir acara bersama teman-teman pasangan dan tamu undangan pernikahan,” tambah mereka.
Menurut
The Samasta
Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “The Samasta” karena sepertinya ini bukan tempat bersejarah atau situs budaya yang dikenal luas. Istilah ini mungkin merujuk pada bisnis lokal, pengembangan modern, atau konsep yang belum ada dalam basis pengetahuan saya. Untuk ringkasan yang akurat, diperlukan konteks atau detail yang lebih spesifik.
Jatiwarna
Jatiwarna adalah sebuah kecamatan di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, yang secara historis dikenal sebagai pusat seni tekstil tradisional Indonesia, yaitu batik. Sejarahnya sebagai daerah penghasil batik bermula pada tahun 1950-an ketika wilayah ini menjadi daerah pemukiman bagi pengrajin batik dari Jawa Tengah. Saat ini, Jatiwarna tetap menjadi pusat penting untuk melestarikan dan memproduksi kerajinan budaya yang penting ini.
Bekasi
Bekasi adalah sebuah kota di Jawa Barat, Indonesia, yang secara historis dikenal sebagai pusat Kerajaan Tarumanagara pada abad ke-5. Saat ini, Bekasi merupakan pusat industri dan permukiman utama, yang merupakan bagian dari wilayah metropolitan Jakarta dan berperan sebagai penggerak ekonomi kunci bagi daerah tersebut.
Jawa Barat
Jawa Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia di Pulau Jawa, yang secara historis merupakan rumah bagi Kerajaan Sunda yang kuat dan kemudian Kesultanan Banten. Provinsi ini terkenal dengan ibu kotanya yang dinamis, Bandung, lanskap vulkanik yang menakjubkan, dan Situs Manusia Purba Sangiran yang tercatat di UNESCO, yang sangat penting untuk memahami evolusi manusia. Wilayah ini juga terkenal dengan budaya Sunda yang khas, kesenian tradisional seperti musik angklung, serta perkebunan tehnya yang signifikan.
Warmindo
Warmindo adalah istilah Indonesia untuk warung makan kecil dan informal (berasal dari “warung” dan “Indomie” merek mi instan populer) yang terutama menyajikan mi instan dengan berbagai topping. Warung makanan jalanan yang ada di mana-mana ini muncul pada akhir abad ke-20, memanfaatkan popularitas mi instan yang terjangkau dan cepat di seluruh negeri. Warmindo telah menjadi bagian yang dicintai dari budaya makanan Indonesia modern, terutama populer di kalangan pelajar dan anak muda.
D’Crepes
D’Crepes adalah jaringan krep modern yang berasal dari Malaysia, khusus dalam krep manis dan gurih yang terinspirasi dari masakan Prancis. Didirikan pada awal tahun 2000-an dan sejak itu berkembang di seluruh Asia Tenggara, menggabungkan teknik pembuatan krep tradisional dengan rasa kontemporer dan bahan lokal untuk menarik minat khalayak luas.
Calf Coffee
Calf Coffee adalah jaringan kafe modern yang berasal dari Korea Selatan, dikenal dengan desain minimalis dan kopi hand-drip berkualitas tinggi. Didirikan pada tahun 2010-an dan sejak itu berkembang, mencerminkan kebangkitan budaya kopi spesialti global dan suasana kafe kontemporer Korea Selatan.
Indomie
Indomie adalah merek mi instan yang diproduksi oleh Indofood, produsen mi terbesar di Indonesia, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1972. Sejak itu, Indomie telah menjadi ikon budaya dan makanan pokok di seluruh Indonesia dan di banyak negara lain, dikenal dengan harga terjangkau dan rasa khasnya seperti Mi Goreng.