Sebuah sesi belajar bertajuk “Transgender Hari Ini” diadakan di Sapporo untuk mempelajari situasi terkini seputar orang transgender yang jenis kelamin yang ditetapkan saat lahir tidak sesuai dengan identitas gender mereka. Acara ini menampilkan sesi bincang dan kuliah yang membahas berbagai isu.

Peserta sesi bincang

“Akhirnya Saya Menjadi Diri Sendiri”

—— Agustus lalu, secara resmi mengubah gender di kartu keluarga menjadi perempuan.

Pembicara Sebelumnya, setiap kali melihat kolom gender di kartu My Number atau tiket pemeriksaan medis, rasanya seperti dihadapkan pada pernyataan “kamu adalah laki-laki,” yang sangat menyakitkan. Setelah 60 tahun hidup, akhirnya saya merasa telah menjadi diri sendiri. Ini adalah langkah pertama menuju hidup yang autentik.

“Akhirnya saya menjadi diri sendiri”

—— Bagaimana pendapat Anda tentang kesenjangan layanan kesehatan antar daerah?

Pembicara Ada kesenjangan layanan kesehatan yang tersedia antara daerah pedesaan dan kota. Operasi konfirmasi gender hanya tersedia di Sapporo dalam wilayah Hokkaido. Ada juga situasi saat ini di mana para pencari perawatan medis berbondong-bondong hingga diadakan undian.

Pembicara Untuk mengubah gender secara hukum, undang-undang mensyaratkan “diagnosis dari dua atau lebih dokter.” Meski beberapa orang merasa tenang setelah mendapat diagnosis dokter, namun benar juga bahwa ini menciptakan hierarki di mana “mereka yang punya diagnosis adalah yang asli.” Saya rasa menghubungkan dunia medis dan hukum seperti ini bermasalah. Pada dasarnya, keinginan untuk mengubah gender dan keputusan untuk menjalani operasi adalah dua hal yang terpisah.

“Mohon pahami bahwa situasi setiap orang berbeda”

Sapporo

Sapporo adalah ibu kota Hokkaido, prefektur paling utara Jepang, yang secara resmi dikembangkan mulai tahun 1868 pada era Meiji. Kota ini terkenal secara internasional karena Festival Salju Sapporo tahunan dan sebagai tempat kelahiran Bir Sapporo, dengan sejarah pembuatannya yang bermula pada tahun 1876.

Hokkaido

Hokkaido adalah pulau terbesar kedua dan paling utara di Jepang, yang secara historis dihuni oleh suku asli Ainu sebelum pemukiman besar-besaran orang Jepang dimulai selama Restorasi Meiji pada akhir abad ke-19. Saat ini, pulau ini terkenal dengan lanskap alamnya yang menakjubkan, termasuk taman nasional, sumber air panas vulkanik, dan resor ski kelas dunia. Pulau ini juga mempertahankan budaya dan kuliner khas daerah yang unik, memadukan tradisi Ainu dengan spesialisasi Hokkaido yang khas.