Polisi Reskrim Kota Ho Chi Minh Tangkap Darurat 3 Pemuda Pelaku Penjambretan Meja Sajen di Toko PNJ dan Rumah Warga
Unit Reskrim Polda Metro Jaya mengumumkan telah menangkap darurat Mai Anh Kiet (18 tahun), Nguyen Tuan Hung (17 tahun, keduanya berdomisili di Kelurahan Bay Hien), dan Ha Kim Bao (17 tahun, berdomisili di Kelurahan Tan Hoa) untuk penyelidikan kasus penjambretan.
Terkait kasus ini, Polda Metro Jaya masih terus melengkapi berkas untuk menangani T.Q.D. (15 tahun).
Sebelumnya, pukul 16.00 tanggal 6 September, karyawan toko di 142 Au Co, Kelurahan Tan Hoa menggunakan meja logam (stainless steel) untuk meletakkan sajen. Meja tersebut diisi dengan buah-buahan, permen, sirih pinang, teh, ketan, bubur, tebu, kodok, kacang, ayam rebus, dan uang tunai 200.000 VND.
Sekitar 3 menit kemudian, saat karyawan M. baru selesai menyalakan dupa, sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor di Jalan Au Co melaju menuju toko.
Dari antara mereka, 2 pemuda yang boncengan naik motor menerobos ke trotoar, mendekati meja sajen. Penumpang belakang turun dan dengan kasar menjambret meja tersebut hingga sajennya berserakan di jalan.
Setelah menjambret meja stainless steel itu, pemuda itu naik kembali ke motor dan komplotannya langsung gasper menuju persimpangan Au Co – Lac Long Quan.
Barang yang dicuri adalah meja stainless steel milik perusahaan yang dibeli saat toko dibuka (sekitar 7-8 tahun lalu), sehingga meja tersebut sudah dianggap fully depreciated dan tidak ada lagi faktur atau dokumen yang mencatat harga belinya.
Adapun uang tunai 200.000 VND berhasil diamankan kembali oleh karyawan toko, dan sajen lainnya dinilai tidak bernilai tinggi. Ny. M. juga tidak meminta tindakan lebih lanjut terhadap perilaku para pelaku.
Polsek Tan Hoa berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polda Metro Jaya menyelidiki dan menangkap kelompok yang terdiri dari Mai Anh Kiet, Nguyen Tuan Hung, Ha Kim Bao dan T.Q.D. terkait kejadian di atas.

Dalam pemeriksaan polisi, kelompok pemuda itu mengaku bahwa sebelumnya pada pukul 14.00 hari yang sama, seluruh kelompok berkumpul di Gang 127 Ni Su Huynh Lien dan merencanakan untuk menjambret sajen dari rumah-rumah yang sedang mengadakan ritual.
Setelah itu, keempat pemuda itu mengendarai 2 sepeda motor, berkeliling melalui banyak rute di kawasan eks Kota Administratif Jakarta Selatan mencari sajen untuk dijambret. Saat sampai di Jalan Le Dai Hanh (dekat Vihara Van Phuoc), mereka bertemu kelompok lain yang terdiri dari sekitar 10 pemuda dengan 5 motor yang juga hendak menjambret sajen.
Di vihara, kelompok Bao melihat kelompok lain menjambret meja sajen stainless steel dan kabur, sementara kelompok Bao hanya menjambret permen dan buah, lalu bergabung dengan kelompok yang tersisa. Saat dalam perjalanan, kelompok Bao membahas untuk menjambret meja stainless steel untuk dijual sebagai uang jajan.
Saat tiba di depan toko PNJ, Hung turun dari motor dan menjambret meja sajen seperti yang dijelaskan di atas, kemudian seluruh kelompok kabur dan menyembunyikan meja tersebut dekat pos RW di Lingkungan 5, Kelurahan Bay Hien sebelum bubar.

Sekitar pukul 18.30 tanggal 7 September, Bao sendiri sedang berjalan di jalan ketika ia menjambret 1 meja sajen stainless steel di depan rumah nomor 181/14 Hong Lac, Kelurahan Bay Hien.