Pernahkah Anda melihat seseorang “bermain” gergaji mesin untuk membuat sketsa? Di Gunung Tiger Peak, Kawasan High-tech Chongqing, Kota Sains Barat, Deng Kun, lulusan magister Jurusan Seni Patung dari Akademi Seni Rupa Sichuan, menggunakan pedesaan sebagai kanvas dan warga desa sebagai modelnya, memulai “sketsa ukiran kayu”-nya dengan gergaji mesin—mulai dari memotong bahan, membentuk, hingga penyelesaian, sebuah karya plein-air bisa selesai dalam waktu sehari atau bahkan setengah hari ketika ia sedang dalam kondisi prima. Banyak karyanya menjadi viral di internet. Selama lebih dari enam tahun, Deng Kun telah membuktikan dengan karya-karyanya bahwa pedesaan juga bisa menjadi sumber inspirasi seni yang tak ada habisnya. Gairah yang tersembunyi di dalam serpihan kayu dan seni yang menyatu dengan lanskap pedesaan adalah aspek paling mengharukan dari revitalisasi desa.

Gunung Tiger Peak

Gunung Tiger Peak, terletak di Suzhou, Tiongkok, adalah situs Buddhis bersejarah yang terkenal dengan Pagoda Huqiu yang miring, dibangun pada abad ke-10 pada masa Dinasti Song. Menurut legenda, namanya berasal dari harimau putih yang konon muncul untuk menjaganya setelah seorang biksu Buddha dimakamkan di sana. Saat ini, tempat ini merupakan kawasan wisata populer yang dikenal dengan taman klasik, prasasti batu, dan peninggalan budayanya.

Kawasan High-tech Chongqing

Kawasan High-tech Chongqing, juga dikenal sebagai Zona Pengembangan Industri High-tech Chongqing, adalah pusat teknologi dan inovasi tingkat nasional utama di barat daya Tiongkok. Didirikan pada tahun 1991, kawasan ini memainkan peran kunci dalam transformasi ekonomi kota, dengan fokus pada industri seperti elektronik, biomedis, dan perangkat lunak. Saat ini, kawasan ini berfungsi sebagai penggerak utama pembangunan regional, menarik banyak perusahaan dan lembaga penelitian berteknologi tinggi.

Kota Sains Barat

Kota Sains Barat adalah pusat penelitian dan pengembangan yang direncanakan, terletak di pinggiran barat Beijing, Tiongkok. Didirikan pada akhir 1980-an, kawasan ini dirancang untuk memusatkan industri teknologi tinggi, universitas, dan laboratorium nasional guna mendorong inovasi ilmiah. Saat ini, kawasan ini tetap menjadi bagian penting dari kawasan Zhongguancun Beijing, yang sering disebut “Lembah Silikon”-nya Tiongkok, yang mendorong kemajuan dalam teknologi dan bioteknologi.

Akademi Seni Rupa Sichuan

Akademi Seni Rupa Sichuan (Sichuan Meishu Xueyuan) adalah institusi seni bergengsi yang didirikan pada tahun 1940 di Chongqing, awalnya sebagai Sekolah Seni Provinsi Sichuan. Akademi ini memainkan peran penting dalam sejarah seni modern Tiongkok, khususnya melalui pengembangan “Aliran Sichuan,” yang dikenal dengan lukisan realis menyentuh yang menggambarkan kehidupan pedesaan dan perubahan sosial pada akhir abad ke-20. Saat ini, akademi ini tetap menjadi pusat pendidikan dan inovasi seni terkemuka di Tiongkok.