1/7

Pada 10 Agustus, di perairan Teluk Sanggou, Kota Rongcheng, Provinsi Shandong, para nelayan mengemudikan perahu mereka ke area budidaya untuk tugas pengelolaan musim gugur, menciptakan pemandangan semarak budidaya laut musim gugur. Teluk Sanggou menjadi lokasi fasilitas budidaya keramba lepas pantai terbesar di Tiongkok utara, di mana pemandangan nelayan “menggembala laut dan bertani ikan” membentuk lanskap yang unik. (Foto drone)

Teluk Sanggou

Teluk Sanggou adalah kawasan pesisir yang indah di Provinsi Shandong, Tiongkok, terkenal dengan industri akuakulturnya yang berkembang pesat, terutama budidaya tiram dan kerang. Secara historis, teluk ini merupakan daerah penangkapan ikan dan pusat maritim yang penting, dengan sumber daya lautnya yang melimpah telah menopang masyarakat lokal selama berabad-abad. Saat ini, Teluk Sanggou juga diakui karena signifikansi ekologisnya dan upaya-upaya dalam praktik kelautan berkelanjutan.

Kota Rongcheng

Kota Rongcheng adalah kota pesisir di Provinsi Shandong, Tiongkok, yang dikenal dengan pemandangan indah dan sejarahnya yang kaya. Kota ini didirikan pada masa Dinasti Qin (221–206 SM) dan sejak itu menjadi pusat budaya dan ekonomi penting di wilayah tersebut. Saat ini, Rongcheng terkenal dengan Cagar Alam Danau Angsa, yang menarik ribuan angsa migran setiap musim dingin, serta situs-situs bersejarahnya seperti Mercusuar Chengshantou.

Provinsi Shandong

Provinsi Shandong, terletak di pesisir timur Tiongkok, adalah wilayah yang kaya akan sejarah dan budaya, dikenal sebagai tempat kelahiran Konfusius dan Konfusianisme. Wilayah ini merupakan rumah bagi negara-negara kuno Qi dan Lu selama Dinasti Zhou (1046–256 SM) dan memiliki situs-situs penting seperti Gunung Tai, gunung suci Tao dan Situs Warisan Dunia UNESCO. Saat ini, Shandong juga merupakan pusat ekonomi yang kuat, dengan sektor pertanian dan industri yang tangguh.