Foto udara dari Teluk Chuanshui yang diambil pada 25 Agustus.
Kawasan Lahan Basah Tiaozini di Kota Dongtai, Yancheng, Provinsi Jiangsu, mencakup total area 1,29 juta mu. Pada tahun 2019, kawasan ini terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia sebagai bagian penting dari Suaka Burung Migran di Pesisir Laut Kuning-Teluk Bohai (Fase I). Dalam beberapa tahun terakhir, dengan berpegang pada konsep “Solusi Berbasis Alam”, Lahan Basah Tiaozini melaksanakan proyek perlindungan ekologi pesisir Teluk Chuanshui. Sebuah kolam ikan seluas 720 mu secara khusus ditetapkan di sebelah barat tanggul laut Dongtai untuk menciptakan habitat pasang tinggi tetap pertama di negara ini. Penerapan proyek perlindungan dan restorasi ekologi telah menyebabkan jumlah populasi beberapa spesies langka di Tiaozini mencapai rekor tertinggi. Sejumlah besar burung air, kawanan rusa elk, dan satwa liar lainnya telah “menetap” di sini, menunjukkan kesuksesan awal dalam restorasi lahan basah.
Teluk Chuanshui
Teluk Chuanshui adalah kawasan pesisir yang indah yang terletak di pantai selatan kepulauan Penghu, Taiwan. Secara historis, teluk ini merupakan tempat berlabuh penting bagi kapal nelayan dan lokasi untuk penangkapan ikan dengan bendungan batu tradisional, sebuah praktik yang diwariskan turun-temurun oleh nelayan lokal. Saat ini, teluk ini dikenal dengan perairan pirusnya yang cantik, formasi batuan basalt yang unik, dan menjadi tempat populer untuk pariwisata dan fotografi.
Lahan Basah Tiaozini
Lahan Basah Tiaozini adalah lahan basah pesisir yang kritis di sisi timur Provinsi Jiangsu, Tiongkok, terkenal sebagai tempat persinggahan utama bagi burung migran di sepanjang Jalur Terbang Asia Timur-Australasia. Secara historis, lahan basah ini terbentuk dari dataran pasang surut dan dalam beberapa tahun terakhir menjadi fokus upaya konservasi dan restorasi ekologi yang signifikan untuk melindungi keanekaragaman hayatinya.
Kota Dongtai
Kota Dongtai adalah kota setingkat kabupaten di Provinsi Jiangsu, Tiongkok, dengan sejarah yang berasal dari lebih dari 2.000 tahun yang lalu pada masa Dinasti Han Barat. Kota ini memiliki signifikansi historis sebagai pusat produksi garam dan terkenal karena lokasinya di sepanjang Grand Canal yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO. Saat ini, kota ini juga dikenal karena ekonominya yang dinamis dan pelestarian budaya Huaiyang tradisional.
Yancheng
Yancheng adalah kota pesisir modern di Provinsi Jiangsu, Tiongkok, yang namanya secara harfiah berarti “Kota Garam,” mencerminkan signifikansi historisnya sebagai pusat utama produksi garam sejak zaman kuno. Saat ini, kota ini dikenal dengan lahan basahnya yang luas, yang berfungsi sebagai habitat penting bagi burung jenjang mahkota merah yang langka dan merupakan bagian dari situs Warisan Dunia UNESCO.
Provinsi Jiangsu
Provinsi Jiangsu adalah wilayah pesisir yang signifikan secara historis di timur Tiongkok, terkenal sebagai tempat lahirnya budaya Wu dan karena banyaknya taman klasik, kanal, dan produksi sutranya. Sejarahnya berasal dari ribuan tahun, dengan tanah suburnya di sepanjang hilir Sungai Yangtze membentuk jantung ekonomi dan budaya beberapa dinasti Tiongkok kuno. Saat ini, provinsi ini tetap menjadi salah satu provinsi paling makmur di Tiongkok, dikenal dengan kota-kotanya yang dinamis seperti Nanjing (mantan ibu kota nasional) dan Suzhou.
Daftar Warisan Dunia
Daftar Warisan Dunia adalah register internasional bergengsi yang dikelola oleh UNESCO, didirikan pada tahun 1972 untuk mengidentifikasi dan melindungi situs budaya dan alam yang memiliki nilai universal luar biasa. Daftar ini mencakup landmark ikonik seperti Tembok Besar Tiongkok dan Piramida Giza, melestarikannya untuk generasi mendatang sebagai warisan bersama bagi seluruh umat manusia.
Suaka Burung Migran di Pesisir Laut Kuning-Teluk Bohai
Suaka Burung Migran di Pesisir Laut Kuning-Teluk Bohai adalah situs Warisan Dunia UNESCO, diakui karena peran kritisnya sebagai pusat bagi jutaan burung migran yang melakukan perjalanan di sepanjang Jalur Terbang Asia Timur-Australasia. Dataran lumpur intertidal yang luas di kawasan ini terbentuk selama ribuan tahun dari endapan sedimen oleh Sungai Kuning dan Sungai Yangtze, menciptakan tempat mencari makan yang sangat kaya. Ekosistem ini telah mendukung populasi burung yang sangat besar selama berabad-abad dan sangat penting bagi kelangsungan hidup banyak spesies yang terancam punah.
Tanggul Laut Dongtai
Tanggul Laut Dongtai adalah struktur pertahanan pesisir bersejarah di Provinsi Jiangsu, Tiongkok, awalnya dibangun selama Dinasti Song (960-1279) untuk melindungi lahan pertanian dataran rendah dari banjir pasang dan intrusi air asin. Tanggul ini mewakili upaya manusia selama berabad-abad untuk mengelola garis pantai yang dinamis dan tetap menjadi contoh signifikan dari teknik hidrolik tradisional di wilayah tersebut.