“Kupon I Love Chinatown” – dijual oleh Koperasi Pengembangan Chinatown Yokohama (Foto: Koperasi)

Koperasi Pengembangan Chinatown Yokohama (sebuah asosiasi restoran dan toko di distrik Naka, Yokohama) telah meluncurkan kupon digital “Kupon I Love Chinatown”. Seharga 10.000 yen, pembeli menerima barang dan jasa senilai 12.000 yen. Penawaran ini terbatas hingga 2.500 kupon dan berlaku selama persediaan masih ada.

Kupon elektronik ini dapat digunakan mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober di 135 tempat usaha yang berpartisipasi — restoran, toko suvenir, dan spa di Chinatown Yokohama. Tambahan nilai 20% dan biaya tambahan ditanggung oleh subsidi dari Pemerintah Kota Yokohama serta dana internal koperasi.

“Menanggapi permintaan pelanggan, kini kami mengizinkan pembelian hingga dua kupon per orang. Dengan demikian, keluarga dan teman-teman dapat menikmati bersama masakan Tionghoa otentik dan berbagai layanan,” jelas seorang perwakilan koperasi. Detail dan penjualan: situs web Koperasi.

Chinatown Yokohama

Chinatown Yokohama, yang terletak di Yokohama (Jepang), adalah salah satu pecinan terbesar di dunia. Didirikan setelah dibukanya Pelabuhan Yokohama untuk perdagangan internasional pada abad ke-19, tempat ini menjadi pusat budaya Tionghoa. Saat ini, dikenal karena gerbangnya yang berwarna-warni, kuliner otentik, dan festival-festival seperti Tahun Baru Imlek.

Koperasi Pengembangan Chinatown Yokohama

Koperasi Pengembangan Chinatown Yokohama adalah organisasi sentral yang mempromosikan pecinan terbesar di Jepang. Koperasi ini mendukung bisnis lokal, melestarikan warisan budaya, dan menyelenggarakan acara-acara seperti Festival Tahun Baru Imlek.

Kupon I Love Chinatown

“Kupon I Love Chinatown” adalah inisiatif dukungan untuk bisnis di kawasan pecinan, yang umum ditemukan di kota-kota seperti New York atau San Francisco. Kupon ini menawarkan diskon di tempat usaha yang berpartisipasi dan memperkuat ikatan budaya, terutama selama festival atau masa pemulihan ekonomi.

Kota Yokohama

Yokohama, yang terletak di selatan Tokyo, adalah kota terbesar kedua di Jepang dan merupakan pelabuhan utama. Setelah dibukanya perdagangan internasional pada tahun 1859, kota ini berubah menjadi metropolis kosmopolitan dengan atraksi seperti kawasan Minato Mirai dan Pecinan yang bersejarah.