Film dokumenter “Mabuni”, yang merekam orang-orang berdoa di medan perang terakhir dan paling sengit di Mabuni, tempat monumen-monumen berjejer, akan tayang perdana di Theater Image Forum mulai tanggal 21.
Di bukit Mabuni, terdapat banyak monumen peringatan, termasuk “Batu Penjuru Perdamaian”, yang di dalamnya terukir nama lebih dari 240.000 korban jiwa perang.
Tokoh utama film ini, yang selamat dari Pertempuran Okinawa pada usia 9 tahun dan melarikan diri dari sebuah bunker tempat terjadinya bunuh diri massal, telah menghibur arwah para korban dengan berjualan bunga di depan sebuah monumen peringatan setelah perang.
Pengunjung dari luar prefektur, personel militer Amerika Serikat, dan keluarga Korea dari para korban juga datang untuk menghormati mereka yang gugur. Film dokumenter ini juga menunjukkan mereka mengunjungi
Tentang: Mabuni
Mabuni adalah kawasan bersejarah yang terletak di bagian selatan Pulau Okinawa, Jepang, dan terkenal karena perannya selama Pertempuran Okinawa pada tahun 1945. Tempat ini menjadi lokasi Museum Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa dan Taman Peringatan Perdamaian, yang didedikasikan untuk mengenang semua orang yang kehilangan nyawa dalam pertempuran tersebut, tanpa memandang kewarganegaraannya. Kawasan ini berfungsi sebagai pengingat yang mengharukan akan dampak tragis perang dan merupakan simbol harapan bagi perdamaian dan rekonsiliasi.
Tentang: Batu Penjuru Perdamaian
Batu Penjuru Perdamaian adalah sebuah monumen yang terletak di Itoman, Okinawa, Jepang, dibangun untuk memperingati nyawa yang hilang selama Pertempuran Okinawa pada tahun 1945, salah satu pertempuran paling berdarah dalam Perang Dunia II. Diresmikan pada tahun 1995 pada peringatan 50 tahun pertempuran tersebut, monumen ini mencantumkan nama-nama semua yang gugur, tanpa memandang kewarganegaraan, dengan total lebih dari 240.000 nama. Terletak di Taman Peringatan Perdamaian, Batu Penjuru Perdamaian berfungsi sebagai simbol harapan dan komitmen terhadap perdamaian dan rekonsiliasi.