Provinsi Jiangsu, Tiongkok, diterpa angin kencang. Kamera pengawas merekam rak jemuran pakaian yang terbang tertiup angin, namun mendarat dengan sempurna. Sementara itu, di sebuah dealer mobil di Provinsi Guangdong, semua mobil yang diparkir di depan toko tertutup debu. Bulan lalu, terjadi insiden di mana kota diselimuti awan debu. Perhatian tertuju pada rekaman yang diduga direkam di lokasi konstruksi terdekat. Sebuah ekskavator mengambil puing dan menempatkannya di depan kipas industri besar. Hal ini menyebabkan debu dalam jumlah besar mulai beterbangan. Kawasan sekitarnya dilaporkan merupakan bagian dari zona pembangunan kembali, dan toko serta warga yang terdampak menyatakan ini mungkin merupakan pelecehan untuk memaksa mereka mengosongkan tempat. Di internet, kejadian ini dijuluki “badai pasir buatan” dan menjadi topik hangat. Pihak berwenang segera menghentikan konstruksi dan memulai penyelidikan.

Provinsi Jiangsu

Provinsi Jiangsu, terletak di pesisir timur Tiongkok, adalah wilayah yang kaya sejarah dan merupakan inti dari budaya kuno Wu dan Yue. Menjadi pusat ekonomi dan budaya utama selama dinasti Ming dan Qing, terkenal dengan taman klasik di Suzhou, Kanal Besar, serta sebagai pusat sastra, seni, dan ilmu pengetahuan. Saat ini, tetap menjadi salah satu provinsi paling makmur di Tiongkok, dikenal dengan kota airnya, produksi sutra, dan perkembangan industri modern.

Provinsi Guangdong

Provinsi Guangdong adalah wilayah pesisir utama di Tiongkok selatan, secara historis signifikan sebagai pusat perdagangan maritim dan pertukaran budaya yang telah berlangsung lama. Sejarahnya sangat dibentuk oleh perannya sebagai titik akhir utama Jalur Sutra Maritim dan, kemudian, sebagai titik awal utama kebijakan reformasi dan keterbukaan Tiongkok pada akhir abad ke-20. Saat ini, merupakan salah satu provinsi paling padat dan dinamis secara ekonomi di Tiongkok, dikenal secara global sebagai pusat manufaktur di Delta Sungai Mutiara, serta budaya Lingnan yang khas di kota-kota seperti Guangzhou dan Shenzhen.