Gedung Putih telah mengungkapkan rencana untuk membangun “Gerbang Kemenangan” untuk memperingati hari jadi ke-250 Amerika Serikat. Pada tanggal 15, Juru Bicara Gedung Putih Levitt mengumumkan rencana untuk membangun Gerbang Kemenangan setinggi 250 meter di ibu kota, Washington D.C., untuk menandai hari jadi ke-250 berdirinya negara tersebut. Ukurannya akan lebih besar dari Arc de Triomphe yang ikonik di Paris, Prancis. Menurut gambar konsep, gerbang tersebut akan diukir dengan tulisan “One Nation Under God,” dan di atasnya akan terdapat Patung Liberty emas dengan sayap terbentang. Presiden Trump menyatakan bahwa itu akan menjadi “gerbang kemenangan paling indah dan megah di dunia.” Menurut laporan, gerbang ini direncanakan akan dibangun di dekat Pemakaman Nasional Arlington, tempat pemakaman para pejuang perang dan lainnya yang mengabdi untuk Amerika Serikat. Seorang anggota DPR dari Partai Demokrat mengkritik rencana tersebut, dengan mengatakan, “Itu akan menjulang di atas tanah suci tempat orang-orang yang mengabdi pada bangsa kita, termasuk orang tua dan saudara perempuan saya sendiri, dimakamkan.”
Gedung Putih
Gedung Putih adalah kediaman dan tempat kerja resmi Presiden Amerika Serikat, yang terletak di Washington D.C. Dirancang oleh James Hoban dan pembangunannya selesai pada tahun 1800, dengan Presiden John Adams menjadi penghuni pertamanya. Bangunan ini telah diperluas dan direnovasi sejak saat itu, selamat dari kebakaran yang dilakukan oleh pasukan Inggris pada tahun 1814, dan berdiri sebagai simbol utama pemerintahan AS dan sejarahnya.
Gerbang Kemenangan
Gerbang Kemenangan adalah gerbang monumental, yang paling terkenal diwakili oleh Arc de Triomphe di Paris, yang dipesan oleh Napoleon pada tahun 1806 untuk menghormati tentara Prancis. Terinspirasi oleh lengkungan Romawi kuno, struktur seperti ini secara historis dibangun oleh peradaban untuk memperingati kemenangan militer dan menghormati para pemimpin. Saat ini, mereka berdiri sebagai simbol nasional yang ikonik dan landmark populer.
Washington D.C.
Washington D.C., ibu kota Amerika Serikat, didirikan pada tahun 1790 sebagai kota yang direncanakan untuk menjadi pusat pemerintahan federal, berbeda dari negara bagian mana pun. Desainnya banyak dibentuk oleh arsitek Prancis-Amerika Pierre Charles L’Enfant, dan merupakan rumah bagi landmark ikonik seperti Gedung Putih, Capitol AS, dan National Mall. Sejarah kota ini terkait erat dengan demokrasi Amerika, menyaksikan peristiwa-peristiwa penting dari rekonstruksinya setelah Perang 1812 hingga Gerakan Hak Sipil abad ke-20.
Arc de Triomphe
Arc de Triomphe adalah gerbang kemenangan monumental di Paris, yang dipesan oleh Napoleon pada tahun 1806 untuk menghormati tentara Prancis. Selesai dibangun pada tahun 1836, terletak di ujung barat Champs-Élysées dan sekarang berfungsi sebagai simbol nasional, menaungi Makam Prajurit Tak Dikenal dari Perang Dunia I di bawah kubahnya.
Patung Liberty
Patung Liberty, patung neoklasik raksasa di Pulau Liberty di Pelabuhan New York, adalah hadiah persahabatan dari rakyat Prancis kepada Amerika Serikat pada tahun 1886. Dirancang oleh Frédéric Auguste Bartholdi, dengan kerangka internalnya direkayasa oleh Gustave Eiffel, patung ini diciptakan sebagai simbol kebebasan dan demokrasi, memperingati Revolusi Amerika dan penghapusan perbudakan. Sejak itu, patung ini telah menjadi lambang global ikonik harapan dan kesempatan bagi jutaan imigran yang tiba di Amerika.
Pemakaman Nasional Arlington
Pemakaman Nasional Arlington adalah pemakaman militer Amerika Serikat di Virginia, yang didirikan selama Perang Saudara Amerika di tanah Arlington House, bekas perkebunan Jenderal Konfederasi Robert E. Lee. Tempat ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi lebih dari 400.000 personel dinas aktif, veteran, dan keluarga mereka, dan merupakan lokasi memorial ikonik seperti Makam Prajurit Tak Dikenal. Pemakaman ini adalah simbol nasional yang mendalam tentang pengorbanan dan kehormatan, di mana upacara harian memberikan penghormatan kepada pahlawan Amerika yang gugur.
DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)
DPR adalah majelis rendah dari Kongres Amerika Serikat, yang didirikan oleh Konstitusi pada tahun 1789. Terdiri dari perwakilan yang dipilih dari distrik kongres berdasarkan populasi negara bagian, dengan kekuasaan utamanya termasuk memulai rancangan undang-undang pendapatan dan memakzulkan pejabat federal.