Sore ini, jenazah yang ditemukan di Gunung Rausu di Semenanjung Shiretoko, Hokkaido, telah diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 26 tahun dari Tokyo yang diserang beruang.
Di Gunung Rausu, Semenanjung Shiretoko, seorang pejalan kaki pria diserang beruang kemarin pagi dan dinyatakan hilang. Sekitar pukul 13.30 hari ini, jenazahnya ditemukan di pegunungan, sekitar 200 meter dari jalur pendakian.
Menurut polisi, jenazah telah dibawa ke Kantor Polisi Shari, di mana anggota keluarga mengonfirmasi identitasnya sebagai Keisuke Soda, seorang karyawan kantor berusia 26 tahun dari Tokyo.
Tiga ekor beruang—seekor induk dan dua anaknya—telah dimusnahkan di dekat lokasi penemuan jenazah. Otoritas sedang menyelidiki apakah mereka adalah beruang yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Gunung Rausu
Gunung Rausu adalah gunung berapi stratovolcano aktif yang terletak di Semenanjung Shiretoko, Hokkaido, Jepang, dan merupakan bagian dari Taman Nasional Shiretoko yang tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Dengan ketinggian 1.661 meter, gunung ini terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan, keanekaragaman satwa liar, dan pendakian yang menantang. Gunung ini memiliki makna budaya bagi masyarakat adat Ainu, yang menganggapnya sebagai situs keramat.
Semenanjung Shiretoko
Semenanjung Shiretoko, terletak di timur laut Hokkaido, Jepang, adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal karena alam liar yang masih asli, ekosistem yang beragam, dan lanskap dramatis yang terbentuk dari aktivitas vulkanik. Secara historis, wilayah ini adalah rumah bagi masyarakat adat Ainu, yang menghormati daerah ini karena kelimpahan alamnya. Kini, kawasan ini dilindungi dan dihargai karena satwa liarnya, termasuk beruang cokelat, serta pemandangan pantai dan pegunungannya yang menakjubkan.
Hokkaido
Hokkaido adalah pulau paling utara dan terbesar kedua di Jepang, terkenal dengan lanskap alamnya yang menakjubkan, termasuk taman nasional, sumber air panas, dan resor ski. Secara historis, pulau ini adalah rumah bagi masyarakat adat Ainu sebelum menjadi wilayah perbatasan yang dihuni pada akhir abad ke-19 selama era Meiji, ketika pemerintah Jepang mulai mengembangkan wilayah tersebut. Kini, Hokkaido terkenal dengan kota-kota dinamis seperti Sapporo, produk pertanian, dan aktivitas luar ruangan, menarik wisatawan sepanjang tahun.
Kantor Polisi Shari
Kantor Polisi Shari adalah fasilitas penegak hukum setempat di kota Shari, Hokkaido, Jepang. Meskipun bukan situs sejarah atau budaya utama, kantor ini berfungsi sebagai institusi komunitas yang penting untuk keamanan publik. Kantor polisi ini mencerminkan karakter kota yang berskala kecil dan pedesaan, serta merupakan bagian dari infrastruktur yang lebih luas yang mendukung penduduk dan pengunjung di wilayah tersebut.