Konferensi Teknologi Besar Meluncurkan Asisten AI Baru
Sebuah perusahaan teknologi terkemuka memperkenalkan asisten kecerdasan artifisial (AI) terobosan di konferensi pengembang tahunannya. Sistem baru bernama “Project Nexus” ini menjanjikan kemampuan untuk memahami dan menjalankan tugas-tugas kompleks multi-tahap berdasarkan perintah suara atau teks sederhana.

Dalam presentasi utama, para eksekutif memamerkan kemampuan AI dalam mengatur jadwal, menulis dan memperbaiki kode, membuat laporan bisnis mendetail, hingga mengontrol perangkat rumah pintar—semuanya dalam satu percakapan. “Ini merepresentasikan pergeseran dari alat yang merespons perintah menjadi mitra yang memahami maksud,” jelas seorang Wakil Presiden Senior produk.
Fitur Utama Project Nexus:
- Kesadaran Kontekstual: Mempertahankan memori interaksi sebelumnya dalam suatu percakapan.
- Operasi Lintas Platform: Berfungsi mulus di perangkat seluler, desktop, dan asisten rumah.
- Alat Pengembang: Kit pengembangan perangkat lunak (SDK) baru akan memungkinkan integrasi aplikasi pihak ketiga.
Perusahaan menyatakan bahwa program beta terbatas untuk pengembang akan dimulai kuartal depan, dengan rilis publik yang lebih luas direncanakan tahun berikutnya. Harga dan model langganan spesifik belum ditetapkan.
Analis industri menyatakan peluncuran ini dapat mempercepat adopsi AI dalam produktivitas sehari-hari dan otomasi rumah secara signifikan, meski mereka juga mengingatkan tentang diskusi yang berlangsung terkait privasi data dan penggunaan AI yang etis.