Jakarta – Pawai budaya Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point menampilkan barongsai, liong, ondel-ondel, dan tanjidor, menandai penutup rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Pancoran Chinatown Point

Pancoran Chinatown Point adalah pusat perbelanjaan modern yang terletak di kawasan bersejarah Glodok, Jakarta, Indonesia, yang merupakan jantung pecinan kota ini. Mal ini dibangun di lokasi dengan signifikansi sejarah yang mendalam, karena distrik sekitarnya telah menjadi pusat komunitas Tionghoa di Jakarta selama berabad-abad, meskipun mal itu sendiri adalah bangunan komersial kontemporer. Sejarah kawasan ini mencerminkan kontribusi budaya dan ekonomi yang sudah lama ada dari komunitas Tionghoa-Indonesia di ibu kota.

Taman Sari

Taman Sari, juga dikenal sebagai Istana Air (Water Castle), adalah taman kerajaan dan kompleks pemandian abad ke-18 di Yogyakarta, Indonesia, yang dibangun untuk Sultan dan istananya. Tempat ini dirancang sebagai tempat peristirahatan mewah dengan kolam renang, paviliun, dan jaringan terowongan bawah tanah. Meskipun sebagian hancur akibat perang dan gempa bumi, bagian yang telah dipugar tetap menjadi situs sejarah dan arsitektur yang signifikan dari era Kesultanan Jawa.

Jakarta Barat

Jakarta Barat adalah salah satu dari lima kota administratif Jakarta, Indonesia, yang dibentuk pada tahun 1978. Secara historis, wilayah ini mencakup kawasan pelabuhan tua Sunda Kelapa (didirikan pada abad ke-13) dan Kota Tua (Old Town), yang merupakan pusat operasi kolonial Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) sejak abad ke-17. Saat ini, kawasan ini menjadi pusat komersial dan perumahan yang ramai, dikenal karena perpaduan bangunan bersejarah dan pembangunan modernnya.

Cap Go Meh

Cap Go Meh adalah istilah Indonesia untuk hari kelima belas dan terakhir dari perayaan Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal sebagai Festival Lampion. Meskipun bukan merupakan satu lokasi fisik, ini adalah acara budaya besar yang ditandai dengan pawai meriah, tarian singa, dan pertunjukan lampion di kota-kota dengan komunitas Tionghoa-Indonesia yang signifikan, seperti Singkawang dan Semarang. Sejarahnya di Indonesia mencerminkan perpaduan tradisi Tionghoa dengan budaya lokal, telah dirayakan selama berabad-abad oleh diaspora Tionghoa, meskipun ekspresi publiknya berfluktuasi mengikuti iklim politik bangsa.

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

“Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili” mengacu pada perayaan Tahun Baru Imlek Korea (Seollal) pada tahun 2024 kalender Gregorian, berdasarkan kalender era Dangun yang dimulai pada 2333 SM. Hari libur budaya yang penting ini adalah waktu bagi keluarga untuk berkumpul, melakukan ritual leluhur (charye), dan berbagi makanan tradisional seperti tteokguk, yang mewujudkan nilai-nilai Konfusianisme yang dalam dan kesadaran sejarah kuno Korea.