Hyderabad: St. Francis Women’s College di Begumpet menyelenggarakan program penyadaran di bawah Unnat Bharat Abhiyan di desa-desa suku di distrik Sangareddy. Acara tersebut diikuti dengan antusias oleh 5 dosen dan 53 mahasiswa.

Menurut siaran pers, para mahasiswa menekankan pentingnya pola makan bergizi selama program berlangsung. Sebuah drama panggung dipentaskan untuk mendidik masyarakat melawan kekerasan dalam rumah tangga, dilanjutkan dengan demonstrasi tentang kesehatan mental dan kesejahteraan. Selain itu, dijelaskan pula manfaat dari skema Sukanya Samriddhi Yojana dan Balika Samriddhi Yojana. Di bawah bimbingan para dosen, para mahasiswa juga menyoroti pentingnya memisahkan sampah kering dan basah, serta berbagi informasi tentang manfaat rumput gandum.

Dalam kesempatan ini, kampus tersebut menyumbangkan pengeras suara dan mikrofon ke sekolah-sekolah di Ippalgadda dan Kandi Tanda untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan.

Baca juga…

Unnat Bharat Abhiyan

Unnat Bharat Abhiyan (UBA) adalah program unggulan yang diluncurkan oleh Pemerintah India pada tahun 2014, yang bertujuan menghubungkan institusi pendidikan tinggi dengan komunitas pedesaan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini berfokus pada pemanfaatan pengetahuan akademis dan teknologi untuk mengatasi tantangan lokal di desa-desa, seperti sanitasi, pendidikan, dan infrastruktur. Terinspirasi oleh visi Mahatma Gandhi tentang desa yang mandiri, UBA melibatkan mahasiswa dan dosen dalam inovasi akar rumput dan pemecahan masalah partisipatif untuk memajukan pedesaan India.

St. Francis Women’s College

St. Francis Women’s College adalah institusi pendidikan bersejarah, yang berakar pada tradisi Kristen, didedikasikan untuk pendidikan tinggi bagi perempuan. Didirikan pada akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20 (tanggalnya bervariasi tergantung lokasi), banyak dari perguruan tinggi ini didirikan oleh ordo keagamaan, seperti para Fransiskan, untuk mempromosikan literasi dan pengembangan karir perempuan di masa ketika pendidikan bagi perempuan masih terbatas. Saat ini, institusi ini tetap menjadi pusat keunggulan akademis, memadukan seni liberal dengan pembelajaran berbasis nilai.

Sukanya Samriddhi Yojana

**Sukanya Samriddhi Yojana (SSY)** adalah skema tabungan yang diluncurkan oleh pemerintah India pada tahun 2015 di bawah inisiatif *Beti Bachao, Beti Padhao* untuk mempromosikan kesejahteraan anak perempuan. Skema ini menawarkan suku bunga yang menarik dan manfaat pajak, dengan rekening yang berlaku hingga anak perempuan berusia 21 tahun atau menikah setelah usia 18 tahun. Skema ini bertujuan untuk mendukung biaya pendidikan dan pernikahan, mencerminkan upaya yang lebih luas untuk memberdayakan anak perempuan secara finansial dan sosial di India.

Balika Samriddhi Yojana

“Balika Samriddhi Yojana” adalah program kesejahteraan sosial yang diluncurkan oleh Pemerintah India pada tahun 1997 untuk memberdayakan anak perempuan dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Program ini memberikan insentif finansial untuk pendidikan dan kesejahteraan mereka, mendorong keluarga untuk berinvestasi dalam perkembangan mereka dan menunda pernikahan dini. Hal ini mencerminkan upaya India untuk mengatasi ketidaksetaraan gender dan meningkatkan status sosial-ekonomi anak perempuan melalui dukungan yang ditargetkan.