Imphal, Seorang anggota aktif dari organisasi terlarang UPPK ditangkap di kawasan Kangla Pat, Distrik Imphal Barat. Ia diidentifikasi sebagai Yumnam Prem Meitei (23). Pemberontak lain yang terkait dengan organisasi terlarang KCP (PWG) ditahan di tempat parkir Polo Ground di distrik yang sama.

Pasukan keamanan telah menangkap empat pemberontak yang terkait dengan berbagai organisasi terlarang di Distrik Imphal Timur dan Barat, Manipur. Polisi memberikan informasi ini pada hari Minggu. Pasukan keamanan terus melakukan operasi terhadap pemberontak di negara bagian tersebut. Bulan ini, sejumlah besar pemberontak telah ditangkap dalam aksi yang dilakukan oleh pasukan keamanan.

Empat pemberontak ditangkap di empat distrik berbeda

Seorang anggota aktif dari organisasi terlarang UPPK ditangkap di kawasan Kangla Pat, Distrik Imphal Barat. Ia diidentifikasi sebagai Yumnam Prem Meitei (23). Pada hari Jumat, seorang pemberontak yang terkait dengan organisasi terlarang KCP (PWG) ditahan di tempat parkir Polo Ground di Imphal Barat. Ia diidentifikasi sebagai Nanao (43). Menurut polisi, ia terlibat dalam pemerasan terhadap toko-toko di area lembah.

Sesuai dengan pernyataan polisi, ia terlibat dalam mengancam perempuan dan diduga menjadi mediator perselisihan antara berbagai kelompok melalui apa yang disebut “pengadilan rakyat”. Pada hari Sabtu, anggota aktif lainnya dari organisasi terlarang PREPAK ditangkap di Seijang Awang Leikai, Distrik Imphal Timur. Selain itu, seorang anggota aktif dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), yang juga dilarang, ditahan di Desa Napeet, Distrik Imphal Timur, pada hari yang sama.

Pada hari yang sama, pasukan keamanan menyita sebuah senapan .303, pistol lokal .32, senapan laras tunggal buatan sendiri, dua mortir improvisasi, sebuah bom roket improvisasi, tiga granat tangan buatan sendiri, amunisi, dan material lainnya di Desa Lamjang, Distrik Churachandpur.

Kangla Pat

Benteng Kangla, juga dikenal sebagai Istana Kangla, adalah situs bersejarah dan budaya yang signifikan yang terletak di Imphal, Manipur, India. Selama berabad-abad, tempat ini menjadi kedudukan tradisional raja-raja Manipur dan memiliki arti penting dalam sejarah dan identitas wilayah tersebut. Kompleks ini mencakup kuil-kuil kuno, bangunan kerajaan, dan tempat-tempat suci, yang mencerminkan warisan kaya Manipur dan ketahanannya selama penjajahan Inggris. Saat ini, tempat ini menjadi monumen yang dilindungi dan simbol kebanggaan Manipur.

Polo Ground

Polo Grounds adalah sebuah stadion bersejarah di New York, yang terkenal sebagai markas tim bisbol New York Giants (1883–1957) dan kemudian New York Mets (1962–1963). Awalnya dibangun pada tahun 1876 untuk pertandingan polo, stadion ini berubah menjadi arena bisbol terkenal dengan bentuk tapal kuda dan pagar pendek. Stadion ini dihancurkan pada tahun 1964 setelah tim-tim tersebut pindah ke fasilitas yang lebih modern.

Seijang Awang Leikai

Seijang Awang Leikai adalah sebuah lokalitas bersejarah di Manipur, India, yang dikenal karena signifikansi budayanya dan warisan tradisional Meitei. Area ini merupakan bagian dari wilayah Seijang yang lebih luas, yang telah berperan dalam melestarikan adat istiadat, seni, dan kehidupan komunitas Manipur. Meskipun detail sejarah spesifik mungkin terbatas, tempat ini tetap menjadi situs budaya yang penting bagi masyarakat Meitei.

Desa Napeet

Desa Napeet adalah sebuah permukiman tradisional kecil yang terletak di Kenya utara, terutama dihuni oleh suku Samburu, sebuah komunitas pastoral semi-nomaden. Desa ini dikenal karena warisan budayanya yang kaya, termasuk manik-manik berwarna-warni, tarian tradisional, dan hubungan yang mendalam dengan lanskap kering di sekitarnya. Secara historis, suku Samburu telah mempertahankan cara hidup mereka meskipun ada modernisasi, bergantung pada penggembalaan dan melestarikan adat istiadat unik mereka selama beberapa generasi.

Desa Lamjang

Desa Lamjang adalah sebuah permukiman tradisional di Nepal, yang dikenal karena warisan budayanya yang kaya dan keindahan pemandangannya. Secara historis, desa ini telah menjadi rumah bagi komunitas Gurung, sebuah kelompok etnis dengan tradisi yang berakar pada pertanian, kerajinan tangan, dan dinas militer (terutama Gurkha). Desa ini menawarkan gambaran kehidupan pedesaan Nepal, dengan sawah bertingkat, rumah batu, dan festival lokal yang semarak.

Distrik Churachandpur

Distrik Churachandpur adalah wilayah yang kaya budaya di negara bagian Manipur, India, yang dikenal karena komunitas sukunya yang beragam, termasuk kelompok Kuki, Paite, dan Hmar. Dinamai berdasarkan Maharaja Churachand Singh, mantan penguasa Manipur, distrik ini memiliki sejarah tradisi suku, perlawanan, dan seni rakyat yang semarak. Distrik ini juga terkenal dengan pemandangannya yang indah, termasuk perbukitan, sungai, dan hutan, yang memainkan peran kunci dalam mata pencaharian dan budaya setempat.

Imphal Timur

Imphal Timur adalah sebuah distrik di negara bagian Manipur, India, yang dikenal karena warisan budayanya yang kaya dan signifikansi sejarahnya. Distrik ini mencakup bagian dari Imphal, ibu kota negara bagian, dan menjadi rumah bagi tengaran seperti Benteng Kangla, sebuah istana kerajaan kuno dengan ikatan mendalam dengan sejarah Manipur. Wilayah ini memainkan peran kunci selama Perang Dunia II, khususnya dalam Pertempuran Imphal (1944), sebuah titik balik dalam Kampanye Burma.

Imphal Barat

Imphal Barat adalah sebuah distrik di negara bagian Manipur, India, dengan kota Imphal sebagai pusat administrasinya. Secara historis signifikan, tempat ini merupakan situs kunci selama Perang Dunia II, terutama dalam Pertempuran Imphal (1944) antara pasukan Inggris dan Jepang. Saat ini, tempat ini menjadi pusat budaya dan politik, rumah bagi tengaran ikonik seperti Benteng Kangla dan Museum Negara Bagian Manipur, yang mencerminkan warisan kaya wilayah tersebut.