Jammu dan Kashmir, 3 Februari. Senin ini, teroris menyerang keluarga seorang mantan tentara di Kulgam, Jammu dan Kashmir. Mantan militer tersebut meninggal dunia, sementara istri dan putrinya terluka. Pasukan keamanan telah mengepung area tersebut untuk menangkap para pelaku dan operasi pencarian masih terus berlangsung.

Insiden terjadi di area Behijbag, Kulgam, di selatan Kashmir. Para teroris melepaskan tembakan ke arah keluarga mantan Kopral Manzoor Ahmed sekitar pukul 14:45. Ahmed, istrinya Aaina, dan putrinya Saina terluka dan dilarikan ke rumah sakit di Srinagar.

Selama perawatan, mantan militer tersebut meninggal dunia, sementara istri dan putrinya masih menjalani perawatan medis.

30 Januari: Teroris ditembak mati saat menyusup dari LoC

Pada 30 Januari, teroris mencoba menyusup dari Garis Kontrol (LoC) di Poonch, Kashmir. Pasukan keamanan menggagalkan upaya tersebut dan menetralisir dua teroris. Saat dicegat, para pelaku melepaskan tembakan, yang mengakibatkan mereka dilumpuhkan.

Namun, seorang teroris berhasil melarikan diri ke Kashmir yang dikelola Pakistan (PoK). Seorang juru bicara keamanan Jammu melaporkan bahwa insiden terjadi pada malam hari di area Khari Karmara, distrik Poonch.

Baku tembak sebelumnya pada 19 Januari

Pada 19 Januari, terjadi baku tembak antara pasukan keamanan dan teroris di Sopore, Kashmir. Pasukan mengepung dua teroris, tetapi mereka berhasil melarikan diri. Operasi didasarkan pada informasi intelijen tentang keberadaan mereka di area Jalora Gujjarpati, Sopore.

Selama operasi, para teroris melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan. Setelah baku tembak yang berkepanjangan, mereka berhasil melarikan diri.

Lima teroris dilumpuhkan pada 19 Desember

Pada 19 Desember, dalam operasi gabungan antara tentara dan polisi di area Kadder, Kulgam, lima teroris tewas. Di antara mereka adalah Farooq Ahmed Bhatt, komandan Hizbul Mujahideen. Dua tentara terluka selama baku tembak.