New Delhi, 1 Februari. Kongres AS telah melarang penggunaan chatbot kecerdasan buatan (AI) DeepSeek di kantor-kantornya. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kongres AS, penggunaan beberapa chatbot telah dikaitkan dengan pengunduhan perangkat lunak berbahaya ke dalam sistem. Peringatan tersebut juga menyebutkan risiko yang terkait dengan DeepSeek.
Kongres AS menyatakan bahwa karena pesatnya perkembangan teknologi AI, mereka menghadapi tantangan keamanan dan administrasi. Saat ini, DeepSeek sedang dalam penyelidikan, sehingga tidak dapat digunakan di kantor-kantor Kongres.
Untuk mengatasi potensi ancaman, penggunaan DeepSeek telah dilarang di semua perangkat yang disediakan DPR, termasuk ponsel resmi, komputer, dan tablet.
Fitur DeepSeek DeepSeek adalah chatbot AI yang dapat melakukan tugas serupa dengan model AI lainnya, seperti ChatGPT dan Meta, hanya dengan memasukkan perintah. DeepSeek juga dapat menyelesaikan tugas kompleks seperti pemrograman dan matematika secara akurat. Ini adalah model AI gratis dan sumber terbuka, tersedia di seluruh dunia.
Model AI China jauh lebih ekonomis dibandingkan perusahaan Amerika DeepSeek sepenuhnya gratis dan sumber terbuka.