Aktris dan sutradara Nandita Das menjadi bagian dari juri tujuh anggota di Busan International Film Festival (BIFF) ke-30, yang diketuai oleh sineas Korea N. Hong-jin. Pengumuman ini disampaikan oleh penyelenggara festival pada hari Rabu.
Nandita Das, yang dikenal lewat penampilan brilian dalam film seperti “Earth”, “Fire”, dan “Bawandar”, menyutradarai film “Firaaq” pada 2008. Ia telah beberapa kali menjadi anggota juri di berbagai festival film internasional, termasuk Cannes.
Juri BIFF juga melibatkan aktor Hong Kong, Tony Leung Ka-fai.
Dalam BIFF, penghargaan akan diberikan dalam lima kategori: Film Terbaik, Sutradara Terbaik, ‘Penghargaan Khusus Juri’, Aktor/Aktris Terbaik, dan ‘Kontribusi Artistik’.
Busan International Film Festival
Busan International Film Festival (BIFF) adalah salah satu festival film paling penting di Asia, pertama kali diadakan pada 1996 untuk mempromosikan sinema Asia dan mendukung sineas baru. Diselenggarakan setiap tahun di Busan, Korea Selatan, festival ini telah menjadi platform utama untuk menemukan bakat baru dan memamerkan beragam film dari seluruh benua.
Earth
Earth adalah planet ketiga dari Matahari dan satu-satunya objek astronomi yang diketahui mendukung kehidupan. Sejarahnya mencakup lebih dari 4,5 miliar tahun, dimulai dari pembentukannya dari nebula matahari dan berevolusi melalui perubahan geologis dan biologis besar, termasuk perkembangan atmosfer yang dapat dihirup dan proliferasi dari banyak spesies.
Fire
Fire bukanlah tempat atau situs budaya tertentu, melainkan fenomena alam yang fundamental bagi peradaban manusia. Penguasaan api oleh manusia awal memungkinkan kegiatan memasak, perlindungan, dan pembuatan alat, yang secara fundamental membentuk perkembangan kita. Api juga memiliki makna simbolis yang mendalam dalam banyak budaya, sering kali mewakili kemurnian, kehancuran, pembaruan, dan hal yang ilahi.
Bawandar
Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “Bawandar” karena ini bukan merujuk pada situs budaya, tempat bersejarah, atau kota yang diakui secara luas. Mungkin ini merupakan salah eja atau nama yang sangat terlokalisir dan tidak ada dalam basis data geografis atau budaya utama.
Firaaq
Saya tidak familiar dengan tempat atau situs budaya penting bernama “Firaaq.” Kemungkinan nama ini salah eja, merujuk pada lokasi yang sangat terlokalisir atau kurang dikenal, atau mungkin tertukar dengan nama yang mirip seperti Fès (sebuah kota di Maroko) atau Fira (sebuah kota di Santorini, Yunani). Bisakah Anda memberikan konteks tambahan atau mengklarifikasi ejaannya?
Cannes
Cannes adalah kota pesisir yang glamor di French Riviera, terkenal secara internasional karena menjadi tuan rumah Festival Film Cannes tahunan. Meskipun awalnya merupakan desa nelayan sederhana, kota ini berubah menjadi destinasi wisata mewah pada abad ke-19 setelah kunjungan bangsawan Inggris, Lord Brougham.
BIFF
Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “BIFF” karena ini bukan tempat atau situs budaya yang diakui. Ini paling umum merujuk pada Busan International Film Festival di Korea Selatan atau Berkeley International Film Festival di Amerika Serikat. Bisakah Anda mengklarifikasi “BIFF” mana yang Anda maksud?