Perdana Menteri Narendra Modi membagikan cuplikan perayaan Hari Kemerdekaan setelah menyampaikan pidato kenegaraan dari atas benteng Red Fort pada Jumat. Ia juga menyampaikan harapan agar India terus mencapai puncak kemajuan baru.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, ia menulis, “Semoga India terus mencapai puncak kemajuan baru!” Ia mengatakan ini adalah kesempatan besar untuk mengenang para pejuang kemerdekaan dan menegaskan kembali komitmen kita untuk membangun India yang kuat dan mandiri.

Dalam pidatonya pada peringatan Hari Kemerdekaan, Perdana Menteri Modi memaparkan rencana besar untuk menjadikan India modern dan kuat, menggabungkan ambisi teknologi dengan kekuatan ekonomi.

Ia menyatakan India kini akan memproduksi chip semikonduktor pertamanya, mengembangkan mesin jet dalam negeri, meningkatkan energi nuklir sepuluh kali lipat, dan meluncurkan skema lapangan kerja senilai satu lakh crore rupee untuk pemuda.

Mengingat upaya yang gagal lima dekade lalu, PM mengatakan bahwa pada akhir tahun ini, chip semikonduktor pertama ‘Buatan India’ akan siap, yang akan memamerkan kekuatan teknologi India di samping negara-negara besar dunia.

Perdana Menteri Modi menyatakan 10 reaktor nuklir baru sedang dibangun untuk meningkatkan kapasitas energi nuklir sepuluh kali lipat pada 2047. Ini akan memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

PM Modi mengumumkan reformasi GST sebagai ‘hadiah Diwali’. Ini akan mengurangi pajak pada barang-barang pokok dan memberikan keringanan bagi pedagang kecil, pedagang kaki lima, dan konsumen. PM Modi meluncurkan Skema Pekerjaan PM Viksit Bharat, di mana pemuda yang mendapatkan pekerjaan baru akan menerima 15 ribu rupee setiap bulan.

Skema ini akan menguntungkan tiga crore pemuda dan mengarahkan India dari kemerdekaan menuju kemakmuran. Satuan tugas khusus akan mempercepat reformasi, menyederhanakan regulasi, dan mencapai tujuan ekonomi 10 triliun dolar pada 2047.

PM Modi berbicara selama 103 menit dalam pidato Hari Kemerdekaan terpanjangnya dari Red Fort, yang menjadi pidato terpanjang oleh Perdana Menteri mana pun. Ia mulai pada pukul 7:33 pagi dan selesai pada 9:16 pagi, memecahkan rekor 98 menitnya pada tahun 2024.

Perdana Menteri Modi juga memecahkan rekor Indira Gandhi, menjadi pemimpin kedua yang menyampaikan pidato dari Red Fort sebanyak 12 kali berturut-turut. Hanya Jawaharlal Nehru yang unggul, dengan 17 pidato berturut-turut.

Red Fort (Lal Qila)

Red Fort (Lal Qila) adalah kompleks benteng bersejarah dari abad ke-17 di Delhi, India, dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan. Benteng ini berfungsi sebagai tempat tinggal utama para kaisar Mughal dan kemudian menjadi pusat politik penting selama pemerintahan Inggris. Sebagai simbol kemerdekaan India, benteng ini kini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO dan tempat di mana Perdana Menteri menyampaikan pidato setiap Hari Kemerdekaan.