Menteri Perkeretaapian, Ashwini Vaishnaw, melaporkan kepada Rajya Sabha pada hari Jumat bahwa penumpang dapat memesan tiket secara online atau melalui loket komputerisasi Sistem Reservasi Penumpang (PRS), dengan sekitar 89% tiket saat ini dipesan secara online.
Ia memberikan informasi ini dalam jawaban tertulis atas pertanyaan-pertanyaan tentang inisiatif terbaru dari Perusahaan Pariwisata dan Katering Perkeretaapian India (IRCTC) yang terkait dengan reservasi digital dan penonaktifan jutaan ID yang mencurigakan.
Vaishnaw menyatakan: “Untuk mencegah kecurangan dalam sistem pemesanan tiket, IRCTC baru-baru ini telah menonaktifkan lebih dari 25 juta ID pengguna setelah dianggap mencurigakan selama analisis data yang ekstensif.”
Ia menambahkan: “Di Perkeretaapian India, pola permintaan tempat duduk yang dipesan tidak seragam sepanjang tahun dan berubah secara berkala. Rute-rute populer dan kereta yang beroperasi pada jam-jam yang nyaman biasanya mengalami arus penumpang yang lebih tinggi. Namun, biasanya masih ada tempat duduk yang tersedia di kereta lain.”
Vaishnaw juga merinci berbagai langkah yang diambil oleh kementerian untuk menyediakan tiket yang sudah dikonfirmasi kepada penumpang.
Ia menyebutkan bahwa tiket yang dipesan dapat dibeli secara online atau di loket PRS berdasarkan prinsip ‘pertama datang, pertama dilayani’. “Saat ini, sekitar 89% tiket dipesan melalui sarana online.”
Vaishnaw menjelaskan lebih lanjut bahwa status daftar tunggu kereta dipantau secara teratur, dan Perkeretaapian India mengoperasikan kereta khusus untuk memenuhi permintaan tambahan.
Rajya Sabha
**Rajya Sabha**, atau Dewan Negara-Negara Bagian, adalah majelis tinggi Parlemen India, yang didirikan pada tahun 1952 berdasarkan Konstitusi. Badan ini mewakili negara bagian dan wilayah persatuan, dengan anggota yang dipilih oleh legislatif negara bagian atau ditunjuk oleh Presiden karena keahlian mereka di berbagai bidang. Sebagai bagian kunci dari sistem bikameral, badan ini meninjau dan mengusulkan amandemen terhadap undang-undang yang disahkan oleh Lok Sabha (majelis rendah).
Perusahaan Pariwisata dan Katering Perkeretaapian India
**Perusahaan Pariwisata dan Katering Perkeretaapian India (IRCTC)** adalah anak perusahaan dari Perkeretaapian India, yang didirikan pada tahun 1999 untuk mengelola layanan katering, pariwisata, dan reservasi online. Perusahaan ini merevolusi perjalanan kereta api dengan memperkenalkan penjualan tiket elektronik, sehingga memudahkan pemesanan. IRCTC juga mempromosikan pariwisata dengan paket perjalanan kereta api dan mengoperasikan kereta mewah seperti *Maharajas’ Express*.
IRCTC
IRCTC (Perusahaan Pariwisata dan Katering Perkeretaapian India) adalah anak perusahaan dari Perkeretaapian India, yang didirikan pada tahun 1999 untuk memodernisasi dan mengelola layanan katering, pariwisata, dan reservasi online. Perusahaan ini mengoperasikan platform penjualan elektronik IRCTC, layanan utama untuk memesan tiket di seluruh India, yang secara signifikan meningkatkan kenyamanan penumpang. Selama bertahun-tahun, IRCTC telah memperluas layanannya hingga mencakup paket wisata, kereta mewah, dan katering, memainkan peran kunci dalam meningkatkan perjalanan kereta api.
Perkeretaapian India
Perkeretaapian India, yang didirikan pada tahun 1853 selama masa pemerintahan kolonial Inggris, adalah salah satu jaringan kereta api terbesar di dunia, dengan panjang lebih dari 67.000 km dan jutaan pengguna setiap hari. Jaringan ini memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial India, menghubungkan berbagai daerah dan mendorong integrasi nasional. Hingga saat ini, jaringan ini tetap menjadi pilar transportasi, menggabungkan kemajuan modern dengan pesona sejarah, termasuk kereta ikonik seperti Kereta Api Pegunungan Darjeeling, Warisan Dunia UNESCO.