‘TIDAK ADA KEUNTUNGAN’ Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengakui bahwa program K-12 gagal mencapai tujuannya untuk mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja, dan bahkan menjadi beban finansial tambahan bagi orang tua. Marcos menyatakan pada hari Rabu bahwa ia sependapat dengan beberapa anggota legislatif, seperti Senator Jinggoy Estrada, yang ingin menghapuskan Pendidikan Menengah Atas dalam program K-12.