Menteri Kehakiman, Jesús Crispin “Boying” Remulla, mengungkapkan bahwa beberapa tersangka dalam kasus penghilangan para penyabung ayam juga terkait dengan perang narkoba berdarah mantan Presiden Rodrigo “Digong” Duterte.
“Ada konvergensi dengan perang melawan narkoba. Ada persilangan dengan perang melawan narkoba di sini,” ujar Remulla dalam wawancara di program “On Point”.
“Operasi banyak dari mereka yang terlibat di sini juga terkait erat dengan perang melawan narkoba,” kata menteri tersebut. “Mereka terlibat dalam perang melawan narkoba dan juga pembungkaman orang-orang ini.”
Ketika diminta untuk memperjelas pernyataannya, Remulla hanya menyebutkan: “Mereka adalah para tersangka… para tersangka itulah yang (melakukan pembunuhan).”
Kepala Departemen Kehakiman (DOJ) ini membela Julie “Dondon” Patidongan, alias “Totoy”, terhadap mereka yang mempertanyakan kredibilitas kesaksiannya tentang penculikan dan pembunuhan para penyabung ayam yang hilang.
“Dia sangat kredibel,” tegas Remulla. “Sampai sekarang, saya tidak melihat ada hal yang dibuat-buat dalam narasinya. Dia sangat konsisten dengan apa yang dia ceritakan kepada kami dan apa yang dia katakan di depan umum.”
Menteri tersebut juga menyatakan bahwa, bahkan jika jasad para penyabung ayam tidak ditemukan di Danau Taal atau tempat pemakaman dugaan lainnya, kasus terhadap para tersangka akan tetap dilanjutkan.
Sebelumnya, Patidongan mengidentifikasi pengusaha Charlie “Atong” Ang sebagai dalang dugaan di balik hilangnya para penyabung ayam, sementara aktris Grethen Barreto dituduh mendukung penghilangan mereka.
Keduanya, Ang dan Barreto, telah membantah tuduhan tersebut. Ang juga mengajukan laporan terhadap Patidongan di Kejaksaan Kota Mandaluyong.