PERINGATAN, VIDEO MENGANDUNG KONTEN SENSITIF! Lima narapidana yang kabur dari penjara provinsi di Batangas telah ditangkap. Sebelum ditangkap, kelima buronan itu menyandera beberapa penumpang bus di sepanjang Star Tollway, dekat perbatasan Kota Tanauan dan Kota Sto. Tomas di Batangas.
penjara provinsi di Batangas
Penjara Provinsi di Batangas, juga dikenal sebagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batangas, adalah fasilitas tahanan bersejarah yang telah melayani provinsi tersebut selama beberapa dekade. Didirikan pada masa kolonial Amerika, penjara ini mencerminkan evolusi sistem pemasyarakatan Filipina. Saat ini, penjara ini beroperasi di bawah Biro Pemasyarakatan (BJMP), menampung tahanan yang menunggu persidangan atau menjalani hukuman jangka pendek.
Star Tollway
Star Tollway, juga dikenal sebagai Southern Tagalog Arterial Road (STAR), adalah jalan tol sepanjang 41,7 kilometer di Filipina yang menghubungkan provinsi Batangas dan Quezon. Dibuka pada tahun 2001, jalan tol ini dirancang untuk meredakan kemacetan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Calabarzon. Jalan tol ini merupakan proyek infrastruktur utama yang dikembangkan melalui kemitraan pemerintah-swasta, meningkatkan konektivitas perjalanan antara Luzon Selatan dan Metro Manila.
Kota Tanauan
Kota Tanauan adalah kota bersejarah di provinsi Batangas, Filipina, yang dikenal dengan warisan budayanya yang kaya dan perannya dalam perjuangan kemerdekaan negara itu. Kota ini adalah kampung halaman Apolinario Mabini, tokoh kunci dalam Revolusi Filipina, dan sangat terdampak selama Pertempuran Luzon 1945 pada Perang Dunia II. Saat ini, Tanauan adalah pusat urban yang berkembang pesat yang melestarikan sejarahnya melalui landmark seperti Museo ni Apolinario Mabini dan Gereja Tanauan.
Kota Sto. Tomas
Kota Sto. Tomas, yang terletak di provinsi Batangas, Filipina, adalah pusat urban yang berkembang pesat yang dikenal dengan warisan pertaniannya yang kaya dan perkembangan industrinya. Secara historis, kota ini didirikan sebagai munisipalitas pada tahun 1666 dan menjadi kota pada tahun 2019, mencerminkan kemajuannya sambil mempertahankan tradisi budaya seperti “Pabasa” tahunan (nyanyian Paskah) dan perayaan fiesta yang meriah. Kota ini juga berfungsi sebagai gerbang menuju atraksi alam terdekat, termasuk Gunung Maculot.