MANILA – Kelompok Kerja Presiden untuk Keamanan Media (PTFoMS) telah meminta jaksa provinsi Masbate untuk mengklarifikasi pengajuan tuduhan pembunuhan terhadap dua jurnalis lokal, yang juga dituduh menjadi anggota gerakan teroris komunis lokal.

Direktur Eksekutif PTFoMS, dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Jaksa Provinsi Masbate, meminta jaminan bahwa ketentuan dari Departemen Kehakiman (DOJ) telah dipatuhi dalam mengidentifikasi penyiar lokal sebagai anggota Partai Komunis Filipina-Tentara Rakyat Baru (CPP-NPA) dan bahwa terdapat cukup bukti yang menunjukkan mereka terlibat dalam pembunuhan seorang individu tertentu di kota Cawayan pada tanggal 6 April.

Secara khusus, Direktur Eksekutif meminta klarifikasi apakah dugaan keanggotaan para penyiar dalam CPP-NPA telah divalidasi oleh unit intelijen yang sesuai dari Angkatan Bersenjata Filipina dan Kepolisian Nasional Filipina.

Direktur Eksekutif mengingatkan jaksa bahwa, sebagai mekanisme pemerintah untuk menangani semua pelanggaran terhadap hak hidup, kebebasan, dan keamanan,