MANILA – Seorang pemasang taruhan dari provinsi Quezon memenangkan jackpot senilai PHP 89,5 juta pada undian SuperLotto 6/49 hari Selasa.
Pemenang dari Jalan Bonifacio di kota Gumaca berhasil menebak kombinasi pemenang 17-27-21-30-15-12 dengan tepat.
Pemenang memiliki waktu satu tahun untuk mengklaim hadiah di kantor pusat di Kota Mandaluyong dengan menunjukkan tiket pemenang dan dua kartu identitas.
Berdasarkan Undang-Undang Reformasi Perpajakan untuk Akselerasi dan Inklusi (TRAIN), kemenangan lotre yang melebihi PHP 10.000 dikenakan pajak sebesar 20 persen.
Sementara itu, 54 orang lainnya memenangkan masing-masing PHP 50.000 karena menebak lima dari enam digit pemenang; 2.278 pemasang taruhan akan menerima masing-masing PHP 1.200 untuk empat digit benar; dan 31.325 orang akan mendapatkan masing-masing PHP 50 untuk tiga digit benar.
Undian Super Lotto 6/49 diadakan setiap hari Selasa, Kamis, dan Minggu.
Hasil dari produk permainan membantu meningkatkan pendapatan tambahan untuk inisiatif kesehatan, layanan medis, dan amal nasional lainnya.
Melalui kontribusi wajib, bantuan diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan medis, dan dana dialokasikan ke lembaga-lembaga pemerintah.
Provinsi Quezon
Quezon adalah sebuah provinsi di Filipina yang dinamai dari Manuel L. Quezon, presiden kedua negara itu. Secara historis signifikan sebagai ibu kota Filipina sebelumnya selama pendudukan Jepang dan dikenal dengan situs-situs keagamaannya, termasuk Basilika Minor Santo Mikael Malaikat Agung. Provinsi ini juga terkenal dengan Festival Pahiyas tahunannya, sebuah perayaan panen yang meriah.
Jalan Bonifacio
Jalan Bonifacio adalah jalan utama di Manila, Filipina, yang dinamai dari pahlawan nasional Andres Bonifacio, pendiri dan pemimpin gerakan revolusioner Katipunan. Jalan ini berfungsi sebagai arteri komersial dan transportasi sentral, yang secara historis menghubungkan distrik-distrik kunci kota dan mencerminkan perkembangan perkotaannya yang dinamis.
Kota Gumaca
Gumaca adalah sebuah munisipalitas pesisir di Provinsi Quezon, Filipina, yang secara resmi didirikan sebagai kota oleh penjajah Spanyol pada tahun 1582. Secara historis signifikan karena menara pengawas era Spanyol yang terpelihara dengan baik, *Kuta ng Gumaca*, yang dibangun pada abad ke-17 untuk mempertahankan diri dari serangan bajak laut Moro.
Kota Mandaluyong
Kota Mandaluyong adalah kota yang sangat terurbanisasi yang terletak di jantung Metro Manila, Filipina. Secara historis, kota ini adalah sebuah kota independen yang didirikan oleh Agustinian pada tahun 1841, dengan namanya diyakini berasal dari kata Tagalog *”madaluyong”* (mengalir deras) yang merujuk pada Sungai Pasig. Saat ini, kota ini merupakan pusat komersial dan permukiman utama, terkenal dengan julukan “Kota Macan Filipina” dan dikenal dengan landmark seperti Shangri-La Plaza dan distrik bisnis Ortigas Center.
Undang-Undang Reformasi Perpajakan untuk Akselerasi dan Inklusi (TRAIN)
Undang-Undang Reformasi Perpajakan untuk Akselerasi dan Inklusi (TRAIN) bukanlah tempat fisik atau situs budaya, melainkan sebuah undang-undang penting di Filipina. Diberlakukan pada tahun 2017, ini adalah paket pertama dari Program Reformasi Perpajakan Komprehensif yang bertujuan membuat sistem pajak lebih sederhana dan adil. Sejarahnya ditandai oleh kebijakannya yang menurunkan pajak penghasilan pribadi bagi sebagian besar karyawan sambil memperluas basis pajak dengan mengenakan cukai baru untuk barang-barang seperti bahan bakar, minuman berpemanis gula, dan kendaraan.