Polisi akan siaga penuh untuk mengamankan protes anti-korupsi di Taman Luneta, Manila pada 21 September, menurut Kepolisian Nasional Filipina.
Status siaga penuh akan diberlakukan di Kantor Polisi Wilayah Metropolitan Manila dalam beberapa hari mendatang.
Dalam status siaga penuh, lebih banyak personel polisi akan tersedia karena ketidakhadiran atau cuti tidak diizinkan.
Belum ada ancaman yang terpantau sejauh ini terkait protes 21 September, menurut Distrik Polisi Manila.
Saat ini, kami tidak menerima laporan ancaman apa pun.
Jika ada, kami tidak akan mengabaikannya. Kami akan melakukan penilaian atau evaluasi. Kami akan melihat tingkat ancamannya.
Menurut pihak berwenang, polisi hanya akan melakukan operasi kepolisian rutin untuk acara tersebut dengan mendirikan pos pemeriksaan.
Pengalihan rute akan diumumkan karena beberapa jalan di Manila diperkirakan akan ditutup untuk memberi jalan bagi kegiatan protes.
Polisi berencana mengerahkan total 957 personel di berbagai lokasi, termasuk:
- Istana Malacañang
- Kantor Pusat Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya
- Kedutaan Besar Amerika Serikat
- Taman Luneta
- Liwasang Bonifacio
- Mendiola
- Boulevard España.
Taman Luneta
Taman Luneta, juga dikenal sebagai Rizal Park, adalah taman kota bersejarah yang terletak di Manila, Filipina. Taman ini paling terkenal sebagai tempat pahlawan nasional negara itu, Dr. José Rizal, dieksekusi oleh pemerintah kolonial Spanyol pada 1896, peristiwa yang memicu Revolusi Filipina. Saat ini, taman ini berfungsi sebagai landmark budaya utama dan tempat rekreasi, menampilkan monumen, taman, dan Tugu Rizal yang menjaga jenazahnya.
Istana Malacañang
Istana Malacañang adalah kediaman resmi dan tempat kerja utama Presiden Filipina. Awalnya dibangun pada 1750 sebagai rumah musim panas pribadi bagi seorang bangsawan Spanyol, bangunan ini kemudian disita oleh pemerintah kolonial dan telah menjadi pusat kekuasaan eksekutif sejak pertengahan abad ke-19. Istana ini adalah simbol nasional yang kuat dari pemerintahan dan sejarah Filipina.
Kantor Pusat Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya
Kantor Pusat Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya (DPWH) adalah markas besar administratif utama untuk badan utama Filipina yang bertanggung jawab atas infrastruktur negara, khususnya jalan nasional dan proyek pengendalian banjir. Lembaga ini secara resmi didirikan pada 1868 selama era kolonial Spanyol dan telah berkembang melalui berbagai reorganisasi, yang paling terkenal setelah Perang Dunia II dan Revolusi EDSA. Saat ini, DPWH mengarahkan perencanaan, desain, konstruksi, dan pemeliharaan jaringan pekerjaan umum nasional yang luas.
Kedutaan Besar Amerika Serikat
Kedutaan Besar Amerika Serikat adalah misi diplomatik utama yang mewakili Amerika Serikat di negara asing, memfasilitasi hubungan pemerintah-ke-pemerintah, menyediakan layanan konsuler untuk warga negara Amerika, dan memproses visa untuk warga negara asing. Secara historis, keamanan dan desain kedutaan besar ini, terutama setelah insiden seperti pengeboman di Afrika Timur 1998, sangat dipengaruhi oleh kebutuhan perlindungan dari terorisme, yang mengarah pada gaya arsitektur modern mereka yang sering kali seperti benteng.
Liwasang Bonifacio
Liwasang Bonifacio adalah alun-alun umum bersejarah di Manila, Filipina, dinamai dari pahlawan nasional Andrés Bonifacio, tokoh kunci dalam Revolusi Filipina melawan pemerintahan kolonial Spanyol. Tempat ini sebelumnya dikenal sebagai Plaza del Carmen dan telah menjadi situs penting untuk pertemuan publik dan rapat politik sepanjang sejarah negara. Saat ini, tempat ini tetap menjadi ruang urban yang menonjol dekat Kantor Pos Manila dan Balai Kota.
Mendiola
Mendiola adalah jalan bersejarah di Manila, Filipina, dikenal karena kedekatannya dengan Istana Malacañang dan sebagai situs tradisional untuk protes dan demonstrasi politik. Namanya berasal dari insinyur Spanyol abad ke-19 yang merancangnya, Don José Mendiola. Jalan ini telah menjadi simbol kuat demokrasi Filipina dan hak rakyat untuk berkumpul.
Boulevard España
Boulevard España adalah jalan raya utama di Manila, Filipina, awalnya dibangun selama periode kolonial Amerika pada 1920-an. Jalan ini penting secara historis karena menghubungkan kota tua dengan pengembangan baru dan terkenal sebagai lokasi Universitas Santo Tomas, salah satu universitas tertua di Asia. Saat ini, jalan ini tetap menjadi arteri transportasi yang vital dan ramai di ibu kota.