Dua artefak bersejarah yang terkait dengan Jose Rizal akan dilelang pada akhir September nanti.

Salah satu barang yang paling dinantikan adalah barang-barang yang dititipkan oleh adik kesayangan Rizal, Narcisa Rizal-Lopez, termasuk rapor pahlawan nasional Filipina itu dari Ateneo Municipal de Manila, bertanggal 20 September 1876.

Ditulis dalam bahasa Spanyol, rapor itu menunjukkan Rizal meraih pengakuan sebagai juara kedua untuk kelas Historia Natural, atau Biologi dalam istilah modern, yang membantah mitos bahwa ia selalu menduduki peringkat teratas di semua kelasnya.

Artefak ini memiliki perkiraan nilai Rp350.000 hingga Rp400.000.

Yang juga akan dilelang adalah “Portrait of a European Gentleman” (perkiraan harga berdasarkan permintaan), sebuah karya seni Rizal berbahan arang di atas kertas, yang mengingatkan pada minat seninya yang ia kesampingkan untuk mengabdi pada Revolusi Filipina.

Pada Desember 2024, patung karya Rizal mencetak rekor baru untuk karyanya setelah terjual dengan harga fantastis sebesar Rp31.241.600.

Karya seni itu melampaui rekor sebelumnya untuk patung Rizal berjudul “The Filipino”, yang terjual seharga Rp17.520.000 pada tahun 2018.

Lelang “The Well Appointed Life” akan berlangsung pada 27 September pukul 10 pagi untuk lelang online sesi pagi dan pukul 2 siang untuk lelang langsung dan online sesi siang.

Ateneo Municipal de Manila

Ateneo Municipal de Manila adalah sekolah menengah bergengsi yang didirikan oleh Yesuit Spanyol pada tahun 1859. Tempat ini memiliki signifikansi historis sebagai almamater pahlawan nasional José Rizal. Lembaga ini adalah cikal bakal dari Universitas Ateneo de Manila modern, yang pindah lokasi setelah kampus aslinya di Intramuros hancur dalam Perang Dunia II.

Portrait of a European Gentleman

Ini bukanlah tempat atau situs budaya, melainkan sebuah lukisan terkenal abad ke-17 karya maestro Belanda, Rembrandt van Rijn. Dibuat pada tahun 1632, lukisan ini adalah contoh utama karya potretnya dari periode awal yang sukses di Amsterdam. Lukisan ini saat ini disimpan di Norton Simon Museum di Pasadena, California.

The Filipino

“The Filipino” adalah personifikasi nasional dan simbol budaya yang mewakili semangat dan identitas bangsa Filipina. Sering digambarkan sebagai sosok heroik dalam seni dan sastra, simbol ini muncul selama Revolusi Filipina melawan pemerintahan kolonial Spanyol untuk menumbuhkan rasa persatuan nasional. Simbol ini terus mewujudkan ketahanan, patriotisme, dan aspirasi kolektif Filipina.