Plaza Raja Salman menampung tiang bendera tertinggi di Riyadh

Bendera Kerajaan di tiang bendera tertinggi di Riyadh

Bendera Kerajaan di tiang bendera tertinggi di Riyadh

Panji Kerajaan berkibar di “Tiang Bendera Diriyah”, yang tertinggi di ibu kota Riyadh, dalam pemandangan yang mencerminkan kedalaman identitas nasional dan kebanggaan Kerajaan akan sejarahnya yang berusia ribuan tahun. Tiang ini terletak di Plaza Raja Salman, di Diriyah yang bersejarah, salah satu landmark nasional paling menonjol yang memadukan keagungan masa lalu dengan aspirasi masa depan.

Mengubah “Diriyah Gate” menjadi destinasi global untuk budaya, warisan, dan pariwisata

“Tiang Bendera Diriyah” memadukan gaya arsitektur tradisional Najd dengan dimensi estetika, yang mencerminkan identitas Saudi dalam desain arsitekturnya

Tentang: Plaza Raja Salman

Plaza Raja Salman, yang terletak di Riyadh, Arab Saudi, adalah proyek pengembangan perkotaan penting yang dinamai sesuai nama Raja Salman bin Abdulaziz. Plaza ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk memodernisasi kota dan meningkatkan ruang publiknya. Pengembangan ini bertujuan untuk mengubah Riyadh menjadi kota yang lebih dinamis dan berkelanjutan, mencerminkan tujuan yang lebih luas dari Visi 2030 Arab Saudi untuk mendiversifikasi ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warganya.

Tentang: Tiang Bendera Diriyah

Tiang Bendera Diriyah, yang terletak di Diriyah, Arab Saudi, adalah salah satu tiang bendera tertinggi di dunia, dengan ketinggian 171 meter. Tiang bendera monumental ini diresmikan pada tanggal 23 September 2014 untuk memperingati Hari Nasional Kerajaan. Terletak di dekat situs-situs bersejarah utama, termasuk distrik At-Turaif yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, tiang ini melambangkan kebanggaan nasional dan warisan, dengan menonjolkan bendera Saudi di kawasan yang kaya akan makna budaya dan sejarah.

Tentang: Diriyah Gate

Diriyah Gate adalah situs budaya dan sejarah yang terletak di Riyadh, Arab Saudi, yang dikenal sebagai tempat lahirnya negara Saudi pertama. Kota kuno ini didirikan pada abad ke-15 dan menjadi ibu kota dinasti Saudi pada abad ke-18. Saat ini, kota ini diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan telah menjalani restorasi ekstensif untuk melestarikan gaya arsitektur khas Najd-nya, yang berfungsi sebagai objek wisata penting dan simbol warisan serta identitas Saudi.